
Medan | GeberNews.com – Adi Warman Lubis adalah Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat DPP TKN Kompas Nusantara, sekaligus tokoh nasional yang dikenal vokal, tegas, dan konsisten dalam memperjuangkan keadilan sosial serta hak-hak masyarakat kecil.

Namanya kerap mencuat dalam berbagai isu strategis nasional, terutama ketika berhadapan dengan praktik ketidakadilan hukum, pelayanan publik yang buruk, hingga dugaan penyalahgunaan kekuasaan.

Adi Warman Lubis lahir di Kuraba pada 5 Mei 1976. Ia tumbuh dalam lingkungan yang membentuk karakter keras, berani, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial dan kebangsaan. Nilai-nilai keberanian, kejujuran, serta keberpihakan pada rakyat tersebut menjadi fondasi utama dalam perjalanan hidup, aktivisme, dan kepemimpinannya hingga hari ini.
Dalam kiprahnya sebagai Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis dikenal sebagai figur pemimpin yang lugas dan tidak mengenal kompromi terhadap praktik yang merugikan rakyat.
Ia tidak segan menyuarakan kritik keras kepada aparat penegak hukum, institusi negara, maupun korporasi yang dinilai abai atau menindas masyarakat.
Di bawah kepemimpinannya, TKN Kompas Nusantara aktif mengawal berbagai isu strategis nasional, mulai dari penegakan hukum yang berkeadilan, perlindungan hak tenaga kerja, persoalan pelayanan publik, hingga pengungkapan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak-pihak berkuasa. Organisasi ini kerap tampil di garda depan dalam membela masyarakat yang merasa dizalimi dan tidak memiliki akses keadilan.
Selain menjabat sebagai Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis juga tercatat sebagai Ketua Umum PAGAR UNRI Prabowo–Gibran untuk Negara Republik Indonesia. Peran ini menegaskan posisinya sebagai tokoh yang aktif dalam dinamika politik kebangsaan, dengan fokus utama pada persatuan nasional, stabilitas negara, serta penguatan nilai-nilai konstitusi dan kedaulatan rakyat.
Gaya kepemimpinan Adi Warman Lubis dikenal tegas, kritis, dan berpihak jelas pada kebenaran. Dalam berbagai pernyataan publiknya, ia kerap menyampaikan sikap keras terhadap lembaga maupun aparat yang dinilai lalai, lamban, atau tidak berpihak kepada penderitaan masyarakat.
Namun demikian, ia tetap menekankan pentingnya supremasi hukum, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap proses penegakan keadilan.
Adi Warman Lubis berulang kali menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh kekuasaan uang, jaringan kepentingan, maupun tekanan politik.
Baginya, hukum harus berdiri tegak sebagai pelindung rakyat, bukan sebagai alat penindasan terhadap masyarakat kecil.
Hingga kini, Adi Warman Lubis terus aktif melakukan advokasi, konsolidasi organisasi, serta membangun komunikasi lintas elemen masyarakat. Konsistensinya dalam memperjuangkan keadilan menjadikannya salah satu figur yang diperhitungkan dalam gerakan sosial dan kebangsaan, dengan tujuan akhir mewujudkan Indonesia yang berkeadilan, berdaulat, dan bermartabat.
(Dodi Rikardo Sembiring)
Tonton berita dan informasi terkini hanya di GeberNews TV YouTube








