Sat Lantas Gerak Cepat Cek Olah TKP Laka Tunggal 1 Unit Mobil Tenggelam di Desa Sungai Parit

0
45

GeberNews.com | Sergai — Kecelakaan lalu lintas tunggal yang merenggut dua nyawa terjadi di wilayah hukum Polres (Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (6/5/2026) sekira pukul 09.30 WIB. Satu unit mobil minibus Toyota Avanza BK 1269 ZI dilaporkan tenggelam ke sungai setelah menghantam sisi jembatan di Jalan umum penghubung Desa Dolok Masihul menuju Desa Firdaus, tepatnya di Dusun XI Desa Sungai Parit, Kecamatan Sei Rampah.

Peristiwa tragis ini melibatkan satu kendaraan minibus yang dikemudikan Desi Ariyanti (30), seorang ibu rumah tangga warga Dusun V Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah. Ia tidak sendiri, di dalam kendaraan turut serta penumpang Mhd Wahyudi Ray (28), wiraswasta, warga Lingkungan VII KP Padang, Desa Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul.

Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., menjelaskan kronologis kejadian. Mobil yang datang dari arah Desa Dolok Masihul menuju Desa Firdaus melaju dalam kondisi cuaca cerah, arus lalu lintas sepi, dan jalan beraspal hotmix dengan pandangan ke depan bebas.

“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga tidak hati-hati dan kurang konsentrasi saat mencoba mendahului kendaraan lain yang identitasnya tidak diketahui dari sisi kanan. Kendaraan kemudian terperogok ke sisi jembatan hingga akhirnya terjun ke bawah dan tenggelam di sungai,” terang AKP Bringin Jaya, S.H., M.H.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Desi Ariyanti mengalami luka lebam di bagian wajah akibat terendam air dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.

Sementara penumpang Mhd Wahyudi Ray juga mengalami luka memar pada bagian jidat kepala akibat kejadian serupa dan turut meninggal dunia di lokasi.

Petugas juga menyebutkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, pengemudi tidak dapat menunjukkan dokumen berkendara berupa SIM dan STNK yang sah.

Usai kejadian, kedua korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman untuk dilakukan visum.

Sementara itu, Sat Lantas Polres Sergai bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna penyelidikan lebih lanjut.

Kerugian materi akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta mematuhi aturan lalu lintas demi menghindari kejadian serupa yang berujung fatal.

(Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos.)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini