Halalbihalal Media dan Kampus, Universitas Battuta Tunjukkan Kekuatan Beasiswa

0
38

Medan | GeberNews.com — Momentum Halalbihalal Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi strategis antara Pimpinan Umum Media Online JournalisNews.com, Abdul Halil, SE, dengan Ketua Yayasan Universitas Battuta, H. Margono. Pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadi sang pendiri di kawasan Jalan Karya Dame, Medan Barat, Sabtu (28/03/2026), tak sekadar seremoni, tetapi membuka berbagai fakta penting tentang arah dan kekuatan Universitas Battuta sebagai salah satu kampus swasta yang kian diperhitungkan di Kota Medan.

Universitas Battuta yang berlokasi di Jalan Sekip, simpang Jalan Sikambing, Sei Putih Timur No. 1, Medan, merupakan institusi pendidikan tinggi yang berada di jantung kota. Berdiri di bawah naungan Yayasan sejak 18 September 2018, kampus ini awalnya bernama Institut Teknologi dan Bisnis Sumatera Utara (IT&B), sebelum resmi bertransformasi menjadi Universitas Battuta pada 8 Januari 2020.

Transformasi tersebut bukan sekadar pergantian nama. Dari yang awalnya hanya memiliki dua fakultas Teknologi dan Bisnis—kini Universitas Battuta berkembang pesat dengan penambahan sejumlah program studi baru. Fakultas Teknologi mencakup Informatika, Sistem Informasi, dan Teknologi Informasi. Sementara Fakultas Bisnis menaungi Akuntansi, Manajemen Retail, dan Kewirausahaan.

Pasca perubahan status menjadi universitas, Battuta semakin agresif memperluas cakupan akademik dengan membuka program studi S1-Manajemen, S1-Hukum, S1-PGSD, dan S1-PGPAUD. Langkah ini menegaskan ambisi kampus dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap bersaing di berbagai sektor strategis.

Di balik perkembangan pesat tersebut, sosok Drs. H. Margono, SE., M.M
menjadi figur sentral. Pria kelahiran 1957 ini dikenal memiliki prinsip hidup kuat: kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Berangkat dari latar belakang kehidupan yang penuh keterbatasan, Margono justru menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan bakar untuk membangun akses pendidikan bagi generasi muda, khususnya mereka yang kurang mampu.

“Banyak mahasiswa di Universitas Battuta mendapatkan kemudahan biaya, bahkan beasiswa penuh hingga tamat,” ungkap Margono dalam perbincangan hangat bersama Abdul Halil.

Tak tanggung-tanggung, berbagai skema beasiswa digelontorkan, mulai dari beasiswa yayasan, prestasi akademik dan olahraga, bantuan bagi mahasiswa kurang mampu, hingga beasiswa khusus bagi penghafal Al-Qur’an. Potongan biaya kuliah yang diberikan pun bervariasi, dari 50 persen hingga 100 persen.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Battuta tidak sekadar mengejar jumlah mahasiswa, tetapi juga mengusung misi sosial yang kuat dalam menciptakan pemerataan pendidikan.

Dari sisi kualitas, seluruh program studi di Universitas Battuta kini telah mengantongi akreditasi dengan rata-rata “Baik Sekali”. Selain itu, kampus ini juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi lain, termasuk Universitas Harapan Medan, sebagai bagian dari penguatan jaringan akademik.

Secara struktural, Universitas Battuta dipimpin langsung oleh Drs. H. Margono, SE., M.M. sebagai Ketua Yayasan. Sementara posisi Rektor dijabat oleh Dr. Evri Ekadiansyah, S.Kom., M.Kom., didampingi jajaran Wakil Rektor yakni Rudi Hermansyah Sitorus, M.Pd. (WR I), Irma Herliza Rizki, S.E., M.Si. (WR II), dan Dr. Bambang Sutejo, S.Kom., S.E., M.M. (WR III).

Pertemuan Halalbihalal ini menjadi simbol kuat sinergi antara media dan dunia pendidikan dua pilar penting dalam membangun peradaban. Di tengah persaingan ketat antar kampus swasta, Universitas Battuta menunjukkan bahwa komitmen, visi sosial, dan keberanian berinovasi adalah kunci untuk bertahan sekaligus unggul.

(Dodi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini