Ketum PP HCMNI Apresiasi Bantuan Rp305 Miliar Gubernur Bobby Afif Nasution, Kepulauan Nias Ditarget Lepas Status Tertinggal Menuju Wilayah Unggul 2029

0
16

Medan | GeberNews.com – Ketua Umum PP Himpunan Cendekiawan Muslim Nias Indonesia (HCMNI), Ali Yusran Gea, menyampaikan apresiasi atas bantuan sebesar Rp305 miliar yang digelontorkan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, untuk percepatan pembangunan di Kepulauan Nias. Dukungan anggaran tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk membebaskan kawasan Nias dari status daerah tertinggal sekaligus mendorong transformasi menuju wilayah unggul pada tahun 2029.

Dalam pernyataannya di Medan, Sabtu, 14 Februari 2026, Ali Yusran Gea yang juga merupakan tokoh masyarakat Nias Sumatera Utara menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendorong pemerataan pembangunan melalui pendekatan tematik bertajuk “Nias Maju 2029”.
Ia menjelaskan, skema pembangunan tersebut menempatkan Gunungsitoli sebagai pusat konektivitas ekonomi dan logistik, sementara Kabupaten Nias Selatan diarahkan sebagai destinasi wisata dan pusat kebudayaan. Adapun wilayah lainnya di Kepulauan Nias akan difokuskan sebagai zona produksi berbasis potensi lokal.

Menurutnya, perhatian dan kebijakan Gubernur Bobby Nasution tersebut mencerminkan orientasi pembangunan yang berlandaskan asas dekonsentrasi dalam penyelenggaraan fungsi pemerintahan di era otonomi daerah.

Anggaran Rp305 miliar itu, lanjutnya, diprioritaskan untuk peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, konektivitas antarwilayah, penguatan ketahanan ekonomi lokal, serta peningkatan daya saing global masyarakat Nias.
“Langkah ini bukan sekadar afirmasi terhadap daerah tertinggal, tetapi merupakan upaya konkret menjadikan Kepulauan Nias sebagai wilayah unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Ketua Umum PP HCMNI tersebut juga mengajak pemerintah daerah di Kepulauan Nias, termasuk Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Barat, untuk memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan pemanfaatan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Ia menegaskan, bantuan yang diberikan bersifat stimulan untuk mempercepat pembangunan, namun kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota diharapkan tidak terlena, melainkan menjadikan momentum tersebut sebagai pijakan untuk memperkuat kemandirian daerah melalui implementasi otonomi yang efektif.

Ali Yusran Gea pun menyampaikan optimismenya bahwa keseriusan Gubernur Sumatera Utara, yang didukung seluruh pemangku kepentingan, akan mampu mengeluarkan Kepulauan Nias dari status daerah afirmasi khusus dalam beberapa tahun ke depan.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini