Terancam, Garudayaksa Dihadang PSMS Medan yang Sedang Panas

0
48

Bogor | GeberNews.com — Garudayaksa FC akan menghadapi ujian berat saat menjamu PSMS Medan di Stadion Pakansari Bogor dalam lanjutan Liga 2 musim 2025/2026. Meski masih memuncaki klasemen sementara Grup 1 dengan koleksi 30 poin, posisi Garudayaksa belum sepenuhnya aman karena terus dibayangi Adhyaksa FC yang menguntit di peringkat kedua dengan poin sama.

Kondisi tersebut membuat laga kontra PSMS Medan menjadi sangat krusial bagi Garudayaksa. Kemenangan menjadi harga mati demi mempertahankan posisi di puncak klasemen dan menjaga jarak dari para pesaing terdekat.

Di sisi lain, PSMS Medan datang ke Bogor dengan modal kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu tengah berada dalam tren positif usai mencatat dua kemenangan beruntun pada laga sebelumnya, hasil yang membawa mereka naik ke papan tengah klasemen sekaligus membuka peluang menembus zona atas.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto memastikan seluruh pemainnya siap tempur dan dalam kondisi optimal. Ia menyebut persiapan tim berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah persiapan PSMS baik. Kami berangkat Jumat, 24 Januari 2026, membawa 23 pemain dan semuanya dalam kondisi sehat. Kami juga membawa dua pemain asing, hanya Vittor Barata yang tidak bisa dimainkan karena cedera. Selebihnya siap melaksanakan pertandingan melawan Garudayaksa,” ujar Eko dalam konferensi pers jelang laga.

Pelatih berusia 49 tahun itu juga mengungkapkan ketertarikannya menangani PSMS Medan serta perkembangan positif tim sejak kedatangannya.
“Saya tertarik menangani PSMS karena nama besarnya dan dukungan suporternya. Saya melihat materi pemain dan filosofi permainan yang bisa diterapkan. Alhamdulillah pemain cepat beradaptasi dan hasilnya cukup positif dengan dua kemenangan,” jelasnya.

Menghadapi Garudayaksa yang dikenal memiliki pemain-pemain cepat dan agresif, Eko menegaskan timnya tetap fokus pada permainan sendiri.
“Kami tahu Garudayaksa memiliki pemain cepat, tetapi di grup ini semua tim bisa saling mengalahkan. Kami harus tetap waspada, fokus dengan cara bermain kami, dan menyiapkan yang terbaik,” tegasnya.
Eko juga menilai ketatnya persaingan di Liga 2 membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan.
“Setiap laga sangat penting. Bagi saya setiap pertandingan adalah derbi. Setiap poin sangat berharga karena jika lengah bisa turun satu atau dua strip di klasemen. Semoga kami bisa meraih poin,” tuturnya.

Sementara itu, dari kubu pemain, gelandang PSMS Medan Dani Saputra memastikan kesiapan seluruh skuad.
“Kondisi pemain siap dan sehat. Insya Allah kami akan memberikan 100 persen untuk PSMS Medan,” ujar Dani, yang mencetak gol debutnya saat PSMS menundukkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-1.

Pertemuan Garudayaksa dan PSMS Medan diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi. Ambisi tuan rumah mempertahankan puncak klasemen serta tekad PSMS Medan melanjutkan tren positif menjadikan laga ini lebih dari sekadar perebutan tiga poin, melainkan penentu arah perjalanan kedua tim di fase krusial Liga 2 musim 2025/2026.

(Kardo)

Klasemen sementara Grup 1 Liga 2 musim 2025/2026 semakin ketat.
Tiga tim teratas, Adhyaksa FC, Garudayaksa FC, dan Sumsel United, sama-sama mengoleksi 30 poin, membuat persaingan papan atas kian memanas.
Garudayaksa FC yang berada di posisi kedua belum sepenuhnya aman, sementara PSMS Medan kini menempati peringkat keenam dengan 23 poin, menjaga peluang untuk terus merangsek ke papan atas di sisa kompetisi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini