Partai Cinta Negeri Gaungkan Perlawanan Terhadap Korupsi, Ketum PCN Samsuri Tegaskan Perjuangan Total Demi Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat

0
14

GeberNews.com | Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Cinta Negeri (PCN) menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan Indonesia yang bertaqwa, aman, sejahtera, adil, dan berdaulat berdasarkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penegasan tersebut disampaikan langsung Ketua Umum (Ketum) Partai Cinta Negeri, Samsuri., S.Pd.I., M.A., kepada Dodi Rikardo Sembiring., S.Sos., wartawan media online GeberNews.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (10/3/2026).

Dalam keterangannya, Samsuri menegaskan bahwa Partai Cinta Negeri hadir bukan sekadar sebagai partai politik biasa, melainkan sebagai gerakan perjuangan rakyat yang membawa semangat perubahan nyata demi masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik.

Menurutnya, kondisi bangsa saat ini membutuhkan keberanian, ketegasan, dan kepedulian nyata terhadap rakyat kecil yang hingga kini masih menghadapi berbagai persoalan ekonomi, sosial, maupun hukum.

“Partai Cinta Negeri lahir untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, menjaga persatuan bangsa, dan memastikan negara benar-benar hadir untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa membedakan golongan,” tegas Samsuri.

Ia menekankan bahwa visi besar Partai Cinta Negeri adalah mewujudkan kehidupan bangsa Indonesia yang bertaqwa, aman, sejahtera, adil, dan berdaulat berdasarkan Pancasila serta UUD 1945.

Untuk merealisasikan visi tersebut, PCN membawa misi besar yang fokus pada penguatan NKRI, menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, serta memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Samsuri menilai praktik korupsi selama ini menjadi salah satu penghambat terbesar kemajuan bangsa karena merugikan negara dan menyengsarakan rakyat.

“Korupsi adalah musuh bangsa. Jika korupsi tidak diberantas secara serius, maka kesejahteraan rakyat hanya akan menjadi mimpi,” ujarnya dengan tegas.

Karena itu, Partai Cinta Negeri menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil, transparan, serta tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Selain fokus pada penegakan hukum, PCN juga memberikan perhatian serius terhadap pembangunan karakter bangsa melalui sistem demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa Indonesia.

Dalam bidang pendidikan, Samsuri menegaskan bahwa Partai Cinta Negeri memiliki komitmen kuat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, terampil, serta berakhlak mulia.

“Bangsa yang maju lahir dari rakyat yang cerdas dan bermoral. Pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam membangun masa depan Indonesia,” katanya.

Di sektor ekonomi, PCN mengusung konsep ekonomi kerakyatan yang berpihak kepada masyarakat kecil melalui pembukaan lapangan kerja, penguatan usaha rakyat, serta pengelolaan sumber daya alam yang tepat guna, berkeadilan, dan berwawasan lingkungan.

Samsuri menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat tidak boleh hanya menjadi slogan politik semata, melainkan harus diwujudkan melalui kebijakan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

“PCN ingin menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan nyata bagi rakyat. Negara wajib melindungi dan menyejahterakan masyarakatnya,” tegasnya lagi.

Tak hanya itu, Partai Cinta Negeri juga menyoroti pentingnya jaminan sosial bagi masyarakat lanjut usia. Menurut PCN, seluruh rakyat yang telah mengabdi kepada bangsa berhak mendapatkan perlindungan dan kehidupan yang layak di masa tua melalui program pensiun sosial.

Dalam keterangannya kepada Dodi Rikardo Sembiring., S.Sos., Samsuri kembali menegaskan bahwa Partai Cinta Negeri berkomitmen melahirkan pemimpin yang jujur, tegas, anti korupsi, dan benar-benar menjadi pengayom serta pelayan rakyat.

Dengan mengusung motto “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa Indonesia”, Partai Cinta Negeri optimistis mampu menjadi kekuatan politik nasional yang memperjuangkan aspirasi rakyat serta menjaga persatuan bangsa demi Indonesia yang lebih maju, adil, dan bermartabat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini