

Medan | GeberNews.com – Di tengah gelombang ketidakadilan sosial dan tumpulnya nurani kekuasaan, ketika rakyat kecil kian kehilangan ruang untuk bersuara, bara perlawanan dari tanah Sumatera Utara (Sumut) kembali menyala.
Bara itu kini menjelma menjadi api perjuangan rakyat di bawah panji LSM GEBER Sumut, yang bangkit dari masa mati suri di bawah komando Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos, seorang aktivis kritis yang dikenal berjiwa perlawanan dan berpihak pada rakyat kecil.
Selama bertahun-tahun, GEBER sempat tenggelam dalam senyap perjuangan. Suaranya nyaris tak terdengar, tertimbun oleh kabut kepentingan yang menyesakkan. Namun kini, di tangan Dodi Rikardo, lembaga itu kembali hidup — membawa semangat baru yang tak sekadar berbicara, tetapi bergerak.
Ia menghidupkan kembali roh perlawanan sosial yang berpijar dari hati rakyat, menegaskan bahwa keadilan bukanlah hadiah kekuasaan, melainkan hak yang harus diperjuangkan.
“Sudah terlalu lama GEBER diam. Kini saatnya bangkit. Kita susun barisan dari bawah, berdiri bersama rakyat kecil, dan kembali berpihak pada mereka yang selama ini disisihkan oleh sistem,” tegas Dodi Rikardo Sembiring, Ketua DPD LSM GEBER Sumut, saat diwawancarai di Medan, Selasa malam, 7 Oktober 2025.
Dua DPC Berdiri, Mesin Perlawanan Dihidupkan
Kebangkitan GEBER bukan sekadar wacana. Dua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah resmi berdiri di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, menjadi titik awal mesin perlawanan rakyat yang kembali digerakkan.
“Ini bukan gerakan elitis. Ini gerakan rakyat sejati. Kami turun dari bawah — dari lorong-lorong kampung, dari rumah-rumah warga yang selama ini tak pernah didengar suaranya. Kami ingin memastikan GEBER hadir di setiap denyut kehidupan rakyat yang tertindas,” ujar Dodi dengan nada berapi-api.
Bagi Dodi, GEBER bukan tempat bagi pencari posisi, melainkan rumah bagi rakyat untuk mengadu, menyusun kekuatan, dan menuntut hak yang dirampas.
“Kami tidak mencari panggung, tidak butuh pujian. Kami hanya ingin keadilan ditegakkan. Gerakan ini lahir dari hati rakyat, dan kami hadir untuk memastikan suara mereka tidak dibungkam,” tegasnya.
Membangun Kekuatan dari Akar Rumput
Dodi Rikardo Sembiring menegaskan bahwa perjuangan sosial adalah kewajiban moral, bukan pilihan politik. Karena itu, GEBER Sumut kini menyiapkan langkah nyata dengan membangun struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten, kecamatan, bahkan desa.
“GEBER tidak mau hanya jadi nama. Kami akan bekerja, turun ke lapangan, dan mengungkap setiap bentuk ketidakadilan yang dialami rakyat. Ini saatnya rakyat bergerak, bukan hanya menunggu janji,” ujarnya penuh keyakinan.
Gerakan ini menolak tunduk pada kompromi dan kepentingan.
Bagi GEBER, diam berarti kalah, dan berjuang berarti hidup.
“Gerakan rakyat tidak boleh mati. Jika negara mulai abai, maka rakyatlah yang harus kembali berdiri. GEBER akan jadi alat perjuangan itu,” tambahnya.
Sinyal Kebangkitan Gerakan Sosial di Sumut
Kebangkitan LSM GEBER Sumut di bawah kepemimpinan Dodi Rikardo Sembiring menjadi angin segar di tengah kelesuan banyak gerakan sosial yang kehilangan arah. Keberaniannya turun langsung ke akar persoalan membuat banyak aktivis menaruh harapan baru.
GEBER diyakini akan menjadi penyeimbang suara rakyat terhadap kekuasaan, benteng moral yang berani menegur dan melawan penyelewengan.
Bagi Dodi, rakyat bukan objek pembangunan, melainkan subjek perjuangan.
“Selama masih ada rakyat yang lapar, keadilan belum ditegakkan. Selama hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas, perjuangan belum selesai,” ujarnya lantang.
Dari Medan, Api Itu Menyala
Kini, dari Medan, bara itu telah berubah menjadi api perjuangan rakyat yang siap menyala ke seluruh Sumatera Utara.
Di bawah kepemimpinan Dodi Rikardo Sembiring, GEBER Sumut meneguhkan langkahnya untuk menjadi mata, telinga, dan suara rakyat yang selama ini tak mampu bersuara.
“GEBER bukan sekadar organisasi, tapi gerakan moral yang berani memanggul amanat penderitaan rakyat,” tegas Dodi.
Dari lorong kampung hingga ke ruang kekuasaan, GEBER akan berdiri di garis depan — melawan ketidakadilan, membela yang lemah, dan menyalakan kembali api keberanian sosial yang sempat padam.
“Kami tidak akan diam. GEBER telah bangkit. Dan kami akan terus bergerak — sampai keadilan benar-benar berdiri tegak di bumi rakyat!” seru Dodi Rikardo Sembiring, menutup pernyataannya dengan mata menyala dan semangat yang tak tergoyahkan.
🟥 Redaksi | GeberNews.com
🗣️ Mengungkap Segala Fakta








