STAI Hikmatul Fadhilah Wisuda 50 Sarjana PGMI, Siap Beradaptasi dengan Kemajuan Teknologi Digital

0
88

Medan | GeberNews.com – STAI Hikmatul Fadhilah mewisuda sekitar 50 Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dalam prosesi wisuda yang digelar di Hotel Karibia Boutique, Jalan Timor, Medan Timur, Selasa (23/12/2025). Momentum akademik ini menjadi penanda lahirnya calon pendidik agama yang diharapkan adaptif, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan zaman berbasis digitalisasi.

Wisuda Sarjana STAI Hikmatul Fadhilah tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan unsur Forkopimda, di antaranya Kapolrestabes Medan yang diwakili Kapolsek Medan Timur Komisaris Polisi Agus Butar-butar, Dandim 0201 Medan yang diwakili Danramil 02 Medan Timur Kapten Inf Sugino, Wali Kota Medan yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Mujiono, serta Kementerian Agama Kota Medan yang diwakili Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Firdansyah Manaek, S.Ag., M.H. Turut hadir Ketua Badan Penyelenggara PTS Prof. Dr. Bahdin Nur Tanjung, S.E., M.M., Ketua Forum Pengajian Sumatera Utara Hj. Khalijah Erde, perwakilan MUI Kota Medan, dan para orang tua wisudawan.

Ketua STAI Hikmatul Fadhilah, Hj. Hikmatul Fadhilah, dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal langkah menuju tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat. Menurutnya, wisuda adalah momentum dari proses panjang pendidikan yang telah dilalui dengan pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan biaya.
“Wisuda ini menjadi titik awal untuk melangkah lebih maju. Kami berharap seluruh wisudawan STAI Hikmatul Fadhilah mampu berada di garda terdepan dalam merespons perubahan sosial yang bergerak cepat,” ujar Hj. Hikmatul Fadhilah.
Aktivis dan tokoh pendidikan perempuan Sumatera Utara itu juga menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis digital. Ia mengingatkan para lulusan agar terus menggali potensi diri dan tidak cepat berpuas diri dengan capaian saat ini.
“Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis digitalisasi menuntut setiap sarjana untuk adaptif dan responsif terhadap perubahan. Teruslah belajar, kembangkan potensi, dan jangan berhenti berproses,” tegasnya.
Selain itu, Hj. Hikmatul Fadhilah mengingatkan para wisudawan untuk senantiasa menjaga kehormatan diri, keluarga, dan almamater. Ia berpesan agar para lulusan menjadi pribadi yang berakhlak, bertanggung jawab, serta membawa nama baik institusi di mana pun berada.
Orasi ilmiah disampaikan Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, S.E., M.M., Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Sumatera Utara. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa masa depan dunia pendidikan penuh tantangan, namun kebutuhan akan guru agama Islam tetap strategis di semua jenjang pendidikan.
“Guru agama memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak, bermoral, dan saleh. Karena itu, lulusan PGMI memiliki posisi strategis dalam pembangunan karakter bangsa,” ujar mantan Rektor UMSU tersebut.
Ia juga menekankan kontribusi besar Perguruan Tinggi Swasta bersama Perguruan Tinggi Negeri dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, perubahan global menuntut lulusan perguruan tinggi untuk percaya diri, adaptif terhadap kemajuan teknologi, dan terus mengembangkan kompetensi diri.
Wali Kota Medan yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kota Medan, Mujiono, menyampaikan bahwa wisuda bukan akhir pembelajaran, melainkan awal tanggung jawab untuk mengaplikasikan ilmu di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Medan, katanya, terus mendukung keberadaan institusi pendidikan dalam membangun peradaban dan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kehadiran lulusan STAI Hikmatul Fadhilah melengkapi kebutuhan guru agama di berbagai jenjang pendidikan. Kota Medan bergerak menuju kota maju yang membutuhkan SDM unggul dan berdaya saing,” ucap Mujiono saat membacakan pidato Wali Kota Medan.
Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Medan, Firdansyah Manaek Hasibuan, S.Ag., M.H., menegaskan bahwa lulusan lembaga pendidikan Islam mampu bersaing dengan lulusan institusi pendidikan lainnya, selama dikelola dengan komitmen dan kesungguhan berbasis teknologi.
“STAI Hikmatul Fadhilah telah menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan kemajuan zaman. Kami berharap para lulusan mampu bersaing secara kompetitif di tengah perubahan global,” ujarnya.
Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus Butar-butar, yang mewakili Kapolrestabes Medan, berpesan agar para wisudawan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama, bangsa, dan negara. Senada, Danramil 02 Medan Timur Kapten Inf Sugino juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan mengingatkan agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dengan baik di lapangan, tanpa sikap sombong, serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Rangkaian acara wisuda STAI Hikmatul Fadhilah ditutup dengan prosesi pelantikan wisudawan dan sesi foto bersama, menandai lahirnya sarjana-sarjana baru yang diharapkan siap mengabdi dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Ril

Tonton berita dan informasi terkini hanya di GeberNews TV YouTube.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini