Mahasiswa Bersatu Dukung Reformasi PUD Pasar Medan, Dorong Transparansi dan Selamatkan PAD

0
13

GeberNews.com | Medan – Sejumlah organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dukungan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong terciptanya tata kelola pasar yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional. Para mahasiswa menilai, pembenahan yang dilakukan PUD Pasar merupakan langkah penting untuk memastikan pengelolaan aset daerah berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam pernyataan sikapnya, perwakilan mahasiswa juga menyoroti pentingnya tindak lanjut atas temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), khususnya terkait kerja sama dengan pihak ketiga. Mereka menilai, pengelolaan yang tidak maksimal selama ini berpotensi menimbulkan kebocoran hingga menyebabkan kerugian negara mencapai puluhan miliar rupiah dalam kurun waktu bertahun-tahun.

“Potensi kerugian negara yang besar ini tidak boleh terus dibiarkan. Harus ada langkah tegas, terukur, dan berkelanjutan untuk menghentikan kebocoran serta memastikan setiap kerja sama benar-benar memberikan kontribusi maksimal bagi daerah,” tegas Rais Prayogo, Ketua IMM Kota Medan, Selasa (21/4/2026).
Mahasiswa menilai bahwa pembenahan kerja sama dengan pihak ketiga merupakan kunci utama dalam meningkatkan PAD Kota Medan. Dengan sistem yang lebih tertata, setiap pemanfaatan aset daerah diharapkan mampu memberikan pemasukan optimal sekaligus menutup celah kebocoran yang selama ini terjadi.

Adapun sejumlah langkah strategis yang didukung antara lain evaluasi menyeluruh terhadap kerja sama pihak ketiga, penerapan digitalisasi sistem retribusi guna meningkatkan transparansi, serta penguatan pengawasan internal dan peningkatan profesionalisme sumber daya manusia (SDM).

“Kami mendukung penuh kebijakan Dirut PUD Pasar Kota Medan, termasuk dalam menindaklanjuti temuan BPK. Tidak boleh ada lagi pembiaran terhadap potensi kerugian negara. Pembenahan ini wajib dilakukan secara tegas dan konsisten demi optimalisasi PAD,” lanjut Rais.

Selain itu, organisasi mahasiswa juga mengajak DPRD Kota Medan untuk turut memberikan dukungan terhadap kebijakan pembenahan yang tengah dijalankan. Menurut mereka, peran legislatif sangat penting dalam memperkuat regulasi serta memastikan pengawasan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, mahasiswa juga mengimbau seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pedagang dan mitra kerja, untuk bersama-sama mendukung transformasi pengelolaan pasar yang lebih modern, tertib, dan berdaya saing.

Dengan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, diharapkan PUD Pasar Kota Medan mampu menjadi motor penggerak peningkatan PAD sekaligus menciptakan sistem pengelolaan pasar yang bersih, transparan, dan berkelanjutan.

(Syahdan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini