

GeberNews.com | Medan — Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Provinsi Sumatera Utara mulai tancap gas melakukan revitalisasi besar-besaran kepengurusan sebagai langkah strategis memperkuat peran media online di tengah persaingan era digital yang semakin ketat.
Langkah tersebut ditegaskan Ketua DPW IMO Indonesia Sumut, H. A. Nuar Erde, dalam Rapat Pengurus Harian yang digelar di Sekretariat DPW IMO Sumut, Graha Pemuda Prof. Ridha Dharmajaya, Jalan Pemuda No.18 Medan, Senin (20/4/2026) Medan.
Di hadapan Wakil Ketua DPD IMO Indonesia Sumut, Harun Al Rasyid, serta jajaran pengurus lainnya, Nuar Erde menyampaikan bahwa revitalisasi bukan sekadar pembenahan struktur organisasi.
Menurutnya, ini merupakan upaya menyeluruh untuk membangun kembali semangat kolektif, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat soliditas internal.
“Revitalisasi ini adalah momentum konsolidasi agar IMO Indonesia Sumut semakin kuat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekosistem media online yang sehat dan berintegritas,” tegasnya.
Ia menilai, organisasi media dituntut adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus menjadi wadah peningkatan kapasitas insan pers berbasis digital di Sumatera Utara.
Dalam rapat tersebut, pengurus juga membahas rencana pelaksanaan Diklat Biodiversity Journalistic Camp, sebagai upaya peningkatan kompetensi jurnalistik. Program ini direncanakan akan bekerja sama dengan Kementerian KLII dan Green Justice.
Ke depan, IMO Indonesia Sumut akan fokus pada penguatan kualitas sumber daya manusia media online melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, serta kolaborasi lintas lembaga.
Nuar Erde berharap seluruh pengurus dapat berperan aktif dan menjadikan IMO Indonesia Sumut sebagai rumah besar bagi media online yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan, menandai komitmen bersama untuk membawa IMO Indonesia Sumut menjadi organisasi yang lebih solid, progresif, dan relevan di tengah transformasi digital.
(Syahdan)








