Kepada Ketua Terpilih Honni Tiuran Simamora, SE., MM., Wakil Sekretaris PAC Medan Deli Ryan Agus Saputra “Ultimatum”: DPW PUJAKETARUB Sumut Jangan Hanya Seremonial, Wajib Kerja Nyata dan Terukur

0
67

GeberNews.com | Medan – Nada tegas bahkan cenderung keras dilontarkan Wakil Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Medan Deli, Ryan Agus Saputra kepada Ketua terpilih Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PUJAKETARUB (Paguyuban Jawa Keturunan Nusantara Bersatu) Provinsi Sumatera Utara, Honni Tiuran Simamora. Ia menegaskan, kepengurusan periode 2026–2030 tidak boleh hanya sibuk pada agenda seremoni, melainkan wajib menunjukkan kerja nyata yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan di sela kegiatan pelantikan DPW PUJAKETARUB Sumut yang berlangsung di Universitas HKBP Nommensen, Aula Kedokteran Lantai III, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Sabtu (25/04/2026).

Ryan menilai, selama ini banyak organisasi besar yang kehilangan arah karena lebih menonjolkan simbol dan seremoni dibandingkan kerja konkret.

Ia mengingatkan agar hal tersebut tidak terjadi di tubuh PUJAKETARUB.

“Ini bukan sekadar pelantikan lalu selesai. Setelah ini publik akan menilai. Kalau tidak ada program nyata, tidak ada dampak, maka kepercayaan itu akan hilang dengan sendirinya,” tegasnya kepada wartawan.

Menurutnya, PUJAKETARUB memiliki basis massa dan kekuatan sosial yang besar, khususnya di kalangan masyarakat keturunan Jawa di Sumatera Utara.

Namun kekuatan tersebut, kata dia, akan sia-sia jika tidak dikelola dengan visi yang jelas dan kepemimpinan yang berani mengambil langkah.

“Kami butuh pemimpin yang tidak hanya hadir di atas panggung, tapi juga turun ke lapangan. Program harus jelas, terukur, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Bukan sekadar wacana,” ujarnya.

Ryan juga menyoroti pentingnya pembenahan internal organisasi. Ia menegaskan bahwa DPW harus mampu membangun komunikasi yang solid dengan struktur di bawahnya, termasuk DPD dan PAC.

“Kalau komunikasi antara DPW, DPD, dan PAC tidak jalan, organisasi ini akan pincang. Jangan ada sekat, jangan ada ego sektoral. Semua harus bergerak dalam satu komando yang jelas,” katanya.

Lebih jauh, ia mendorong agar kepemimpinan Ketua terpilih Honni Tiuran Simamora, SE., MM., mampu menghadirkan terobosan baru, termasuk menjalin sinergi dengan pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen strategis lainnya.

“PUJAKETARUB harus keluar dari zona nyaman. Bangun jaringan, perkuat kolaborasi, dan hadir sebagai solusi di tengah masyarakat. Kalau hanya jalan di tempat, maka organisasi ini akan ditinggalkan,” ucap Ryan dengan nada serius.

Kegiatan pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari pengurus pusat, tokoh masyarakat, hingga kader dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa harapan terhadap kepengurusan baru begitu besar.

Momentum ini sekaligus menjadi titik uji bagi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PUJAKETARUB Sumut di bawah kepemimpinan Honni Tiuran Simamora, SE., MM. Publik kini menunggu, apakah kepengurusan ini mampu menjawab tantangan dengan kerja nyata, atau justru tenggelam dalam rutinitas organisasi yang minim dampak.

Sorotan tajam dari kader di tingkat bawah menjadi alarm awal: kepercayaan tidak datang dari jabatan, melainkan dari bukti kerja di lapangan.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini