“Maut di Tol Sergai!”Pickup Pecah Ban Dihantam Bus Halmahera, 4 Tewas dan 19 Penumpang Luka-Luka

0
67

Sergai | GeberNews.com — Kecelakaan maut kembali mengguncang ruas Jalan Tol Medan–Tebing Tinggi. Insiden tragis yang melibatkan satu unit mobil pickup L300 dan Bus Halmahera terjadi di KM 63.200 Jalur B, tepatnya di Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (11/05/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Peristiwa mengerikan itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan 19 lainnya mengalami luka-luka. Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah hingga keluar jalur dan terguling di badan tol.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi antara mobil barang pickup L300 BK 8053 EG yang dikemudikan Denes Suwandi (36), warga Percut Sei Tuan, dengan Bus Halmahera BK 7347 UA yang dikemudikan Ramadhan Syahputra (40), warga Medan Area.

Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya SH MH, membenarkan insiden maut tersebut. Ia menjelaskan, setelah menerima laporan, Kasat Lantas bersama Unit Gakkum langsung turun melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Mobil pickup L300 datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan melalui jalur lambat. Diduga kendaraan mengalami pecah atau lepas ban kiri belakang sehingga oleng masuk ke jalur cepat dan berhenti di badan jalan,” ujar AKP Bringin Jaya.

Dalam hitungan detik, Bus Halmahera yang melaju dari arah belakang di jalur cepat diduga tidak sempat menghindar dan langsung menghantam bagian belakang pickup dengan keras.

Akibat benturan itu, sopir bus disebut membanting setir ke kiri hingga bus keluar jalur, menghantam guardrail pembatas jalan, lalu terguling ke luar ruas tol dengan posisi akhir kedua ban kanan berada di atas. Sementara mobil pickup terpental beberapa meter ke depan dan melintang di badan jalan dengan posisi terbalik.

Suasana di lokasi kejadian disebut mencekam. Sejumlah penumpang berteriak histeris dan terjebak di dalam kendaraan sebelum akhirnya dievakuasi petugas dan warga yang melintas.

Empat korban meninggal dunia dalam insiden tersebut di antaranya diketahui bernama Risiani (75), Muhammad Rizky (23), serta dua korban lainnya yang masih berstatus Mr X dan belum teridentifikasi.

Sementara 19 korban luka ringan langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit berbeda, di antaranya RSU Sari Mutiara, RS Grand Medistra Lubuk Pakam, dan RSUD Amri Tambunan untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat kecelakaan maut tersebut, kerugiaan material ditaksir mencapai Rp100 juta akibat kerusakan parah pada kedua kendaraan dan fasilitas jalan tol yang turut hancur dihantam bus.

Polisi juga memastikan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Kantor Unit Gakkum Pos Lantas Sei Sijenggi Polres Sergai sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

AKP Bringin Jaya turut mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di jalan tol dengan kecepatan tinggi.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Polres Sergai juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat Call Center 110 apabila mengalami atau mengetahui adanya kejadian darurat di jalan raya.

(Dodi Rikardo Sembiring Brahmana)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini