Kepedulian Tak Boleh Mati, KISS, Bankom Karimata dan TKN Kompas Nusantara Kembali Hadir untuk Lansia dan Masyarakat Kecil

0
58

MEDAN | GeberNews.com – Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus dijaga oleh Komunitas Indonesia Semua Suku (KISS), Bantuan Komunikasi (Bankom) Karimata, bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara. Ketiga organisasi tersebut kembali menunjukkan aksi nyata melalui kegiatan bakti sosial berupa pembagian bantuan beras kepada para lanjut usia (lansia) dan warga kurang mampu di Sekretariat KISS, Jalan Suasa (dahulu Jalan Gandhi) No. 184, Medan, Minggu (21/6/2026).

Mengusung tema “Berbagi Beras, Berbagi Kebahagiaan”, kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Sejak pagi, para lansia dan warga yang telah terdata mulai berdatangan untuk menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh para pengurus dan relawan. Senyum dan rasa syukur dari para penerima bantuan menjadi bukti bahwa kepedulian sekecil apa pun mampu menghadirkan kebahagiaan besar bagi sesama.

Ketua Umum (Ketum) KISS, Akiong, mengatakan bahwa kegiatan sosial merupakan bagian dari komitmen organisasi yang selama ini dijalankan tanpa membedakan latar belakang suku, agama maupun golongan.

“KISS lahir dari semangat persaudaraan dan kebersamaan. Karena itu, keberadaan organisasi ini harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

Kami ingin terus hadir, khususnya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Jangan sampai kepedulian hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujarnya.

Menurut Akiong, para lansia merupakan kelompok yang harus mendapatkan perhatian bersama karena mereka telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kehidupan bangsa.

“Mereka adalah orang-orang yang telah berjuang membesarkan keluarga dan memberikan pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat.

Sudah menjadi kewajiban kita untuk menghormati dan memperhatikan mereka. Jangan pernah menunggu kaya untuk berbagi, karena nilai sebuah kebaikan tidak diukur dari besar kecilnya bantuan, melainkan dari ketulusan hati,” tegasnya.

Ia menambahkan, KISS akan terus menjadikan kegiatan sosial sebagai program berkelanjutan serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia

Sementara itu, Penasehat KISS, Bobby Lim, menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu bentuk investasi kemanusiaan yang paling berharga.

“Di tengah kehidupan yang semakin individualistis, kita jangan sampai kehilangan rasa empati. Para lansia membutuhkan perhatian, bukan hanya dari keluarga tetapi juga dari lingkungan sekitarnya. Kehadiran kita hari ini bukan sekadar menyerahkan bantuan beras, tetapi ingin memastikan bahwa mereka tetap merasakan kasih sayang, kebersamaan dan perhatian dari sesama anak bangsa,” katanya.

Menurut Bobby Lim, nilai kemanusiaan harus tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kalau semua pihak memiliki kepedulian yang sama, maka persoalan-persoalan sosial akan jauh lebih mudah diatasi. Budaya saling membantu harus terus diwariskan kepada generasi muda agar semangat gotong royong tidak hilang ditelan zaman,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Ketum Dwwan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, menegaskan bahwa kolaborasi antara KISS, Bankom Karimata dan TKN Kompas Nusantara merupakan bukti bahwa organisasi kemasyarakatan harus hadir dengan aksi nyata, bukan sekadar retorika.

“Organisasi harus mampu menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Kita tidak boleh hanya pandai berbicara tentang kepedulian, tetapi harus hadir dan merasakan langsung apa yang dirasakan rakyat. Karena itu, TKN Kompas Nusantara akan terus bersinergi bersama KISS dan Bankom Karimata dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.

Menurut Adi Warman Lubis, semangat persatuan dan gotong royong merupakan kekuatan terbesar bangsa Indonesia yang harus terus dirawat.

“Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh. Justru keberagaman adalah kekuatan yang mempersatukan kita.

Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kepedulian tidak mengenal suku, agama maupun golongan. Selama masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan saling menguatkan,” katanya.

Suasana haru dan kebahagiaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Para lansia yang menerima bantuan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan.

Bagi mereka, bantuan tersebut bukan hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap keberadaan mereka.

Melalui semangat “Berbagi Beras, Berbagi Kebahagiaan”, KISS, Bankom Karimata dan DPP TKN Kompas Nusantara kembali menegaskan bahwa kemanusiaan tidak boleh berhenti pada kata-kata. Sebab, di tengah kehidupan yang penuh tantangan, secercah kepedulian mampu menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan.

“Kebaikan tidak harus menunggu kaya. Karena sekecil apa pun yang kita beri, akan menjadi kebahagiaan dan harapan bagi sesama.”

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini