PRM Medan Tenggara Resmi Dikukuhkan, Eka Putra Zakran Ingatkan Kader Muhammadiyah Jangan Gaduh dan Saling Bertikai

0
17

Sergai | GeberNews.com – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Medan Tenggara resmi berdiri setelah jajaran pengurusnya dikukuhkan dalam rangkaian kegiatan Wisata Dakwah yang digelar di kawasan Pondok Permai, Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Minggu (21/6/2026). Momentum ini sekaligus menjadi penanda hadirnya kekuatan baru Muhammadiyah di kawasan Medan Tenggara.

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Medan Denai, Ebit Prayogo Raditio, di hadapan puluhan anggota dan simpatisan Muhammadiyah yang mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua PRM Medan Tenggara, Mulyadi, mengatakan pemilihan lokasi pengukuhan di kawasan wisata sengaja dilakukan agar agenda organisasi berjalan dalam suasana penuh keakraban sekaligus memperkuat soliditas antaranggota.

“Selain pengukuhan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan membangun semangat kebersamaan di tengah keluarga besar Muhammadiyah,” ujarnya.

Ketua PCM Medan Denai, Harun Al-Rasyid, menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan PRM Medan Tenggara yang akan menjalankan amanah hingga akhir periode 2022–2027. Menurutnya, meski baru terbentuk, masa kepengurusan tetap mengikuti ketentuan organisasi yang berlaku secara nasional.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan, Dr. (C) Eka Putra Zakran, SH, MH, memberikan apresiasi atas lahirnya PRM Medan Tenggara. Ia menilai semangat “Indonesia Hebat, Medan Tenggara Berkemajuan” yang diusung dalam kegiatan tersebut sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah dalam membangun umat dan bangsa.

Namun, di hadapan peserta, Eka Putra Zakran juga melontarkan pesan tegas kepada seluruh kader Muhammadiyah agar tidak menjadikan organisasi sebagai ruang pertentangan yang dapat merusak nilai ibadah.

“Bermuhammadiyah itu harus membawa kegembiraan, bukan kegaduhan. Jangan sampai sesama kader saling gontok-gontokan, karena pertikaian justru bisa menggerus nilai ibadah yang selama ini dijalankan,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa EPZA itu menjelaskan bahwa ajaran Islam tidak hanya menekankan hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan sesama manusia.

Menurutnya, aktivitas organisasi, dakwah, hingga kegiatan sosial memiliki nilai ibadah selama dilandasi niat yang benar dan dijalankan dengan semangat persaudaraan.

“Ibadah bukan hanya salat, puasa, zakat atau haji. Aktivitas sosial, berorganisasi, bahkan mempererat silaturahmi juga bernilai ibadah apabila dilakukan karena Allah. Karena itu, hablumminallah dan hablumminannas harus berjalan seimbang,” kata EPZA.

Dengan resmi berdirinya PRM Medan Tenggara, Muhammadiyah diharapkan semakin memperkuat peran dakwah dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus menjadi wadah yang menumbuhkan semangat persatuan dan kemajuan umat.

(Dodi R. Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini