Tiga Pimred Media Online Berkolaborasi dengan TKN Kompas Nusantara, SKi dan YLMI dalam Jumat Barokah di Medan

0
43

MEDAN | GeberNews.com — Tiga Pimpinan Redaksi (Pimred) media online, yakni JatanrasNews.com Irena Sinaga, S.H., GeberNews.com Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., dan Republik.co.id Lentini Krisna Prananta Sembiring, S.E., turut berkolaborasi bersama DPP TKN Kompas Nusantara, Salur Kasih Indonesia (SKi), dan Yayasan Lansia Merdeka Indonesia (YLMI) dalam kegiatan Jumat Barokah di Kota Medan.

Kegiatan sosial tersebut digelar pada Jumat (2/10/2026) di Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H. No. 202, tepat di depan RSU Dr. Pirngadi Medan.

Sebanyak 300 kotak donat dibagikan kepada masyarakat. Selain itu, terdapat 120 kotak nasi dan ayam penyet bantuan Awy serta 300 cup bubur kacang hijau sumbangan Herman Wu.

Bantuan tersebut dibagikan kepada pengemudi ojek online, sopir angkutan kota, abang becak, pekerja jalanan, penumpang, serta warga lainnya yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, mengatakan kegiatan Jumat Barokah merupakan bentuk kepedulian sosial yang diwujudkan secara langsung di tengah masyarakat.

“Jumat Barokah ini bukan sekadar kegiatan membagikan makanan. Ini adalah bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan kita kepada masyarakat,” ujar Adi.

Sementara itu, Bendahara Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Nirwana Dwi Surbakti, S.T., menegaskan bahwa kegiatan berbagi diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya sosial dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi energi positif. Jangan melihat berapa harga makanan yang dibagikan, tetapi lihatlah bagaimana sebuah kepedulian mampu mempertemukan kita dengan masyarakat secara langsung,” katanya.

Ketua Umum Salur Kasih Indonesia (SKi), Herman Wu, menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat perkotaan yang dinamis.

Ia berharap kegiatan sosial berupa pembagian makanan kepada masyarakat dapat terus dikembangkan dan melibatkan lebih banyak pihak.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Yayasan Lansia Merdeka Indonesia (YLMI), Dr. Hartono Tjandra, menilai kolaborasi berbagai organisasi tersebut menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama melakukan kegiatan kemanusiaan.

“Kita boleh berbeda organisasi, berbeda latar belakang dan berbeda bidang kegiatan, tetapi ketika menyangkut kemanusiaan, kita harus berdiri bersama,” tegasnya.

Irena Sinaga: Media Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Pimpinan Umum Media Online JatanrasNews.com, Irena Sinaga, S.H., turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Jumat Barokah tersebut. Menurutnya, keterlibatan media dalam kegiatan sosial bukan hanya berkaitan dengan pemberitaan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Bagi kami, media bukan hanya bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat. Media juga memiliki ruang untuk ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Ketika kita berada langsung di tengah masyarakat, kita bisa melihat bahwa kepedulian sederhana seperti membagikan makanan dapat memberikan arti yang besar bagi penerimanya,” ujar Irena.

Ia mengatakan, kegiatan seperti Jumat Barokah juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara insan pers dengan berbagai lapisan masyarakat.

“Media selama ini banyak berbicara mengenai berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, menurut saya, akan menjadi lebih bermakna apabila insan media juga dapat hadir secara langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat. Tidak harus selalu dalam bentuk yang besar. Hal kecil yang dilakukan secara bersama-sama, apabila dilandasi ketulusan, dapat menjadi sesuatu yang berarti,” katanya.

Irena juga mengapresiasi kolaborasi lintas organisasi dan lintas media yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, perbedaan nama media maupun organisasi seharusnya tidak menjadi penghalang ketika memiliki tujuan sosial yang sama.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga semangat kebersamaan. TKN Kompas Nusantara, SKi, YLMI dan teman-teman media dapat berada dalam satu kegiatan karena ada kepedulian yang sama. Semangat seperti ini mudah-mudahan dapat terus dilanjutkan dalam kegiatan-kegiatan berikutnya,” tuturnya.

Dodi Rikardo Sembiring: Kolaborasi Sosial Harus Terus Diperkuat

Pimpinan Redaksi GeberNews.com, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., mengatakan kegiatan Jumat Barokah menjadi salah satu contoh bahwa media dapat membangun kolaborasi positif dengan berbagai elemen masyarakat.

“Bagi saya, kegiatan seperti ini memiliki makna yang cukup luas. Kita tidak hanya berbicara tentang makanan yang dibagikan, tetapi tentang bagaimana kita membangun kepedulian, kebersamaan dan rasa saling menghargai di tengah masyarakat. Ada masyarakat yang mungkin sedang bekerja, ada yang sedang dalam perjalanan, ada pengemudi ojek online, sopir angkutan, abang becak dan pekerja lainnya. Ketika kita memberikan sesuatu dengan ikhlas, sekecil apa pun, itu merupakan bentuk perhatian kepada mereka,” ujar Dodi.

Dodi menambahkan bahwa keberadaan media di tengah kegiatan sosial juga dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan semangat gotong royong kepada masyarakat luas.

“Media memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan. Karena itu, ketika ada kegiatan positif seperti ini, kita juga berkewajiban menyampaikan bahwa masih banyak orang dan organisasi yang mau berbagi. Harapannya, semakin banyak masyarakat maupun kelompok lainnya yang tergerak untuk melakukan kegiatan serupa sesuai kemampuan masing-masing,” katanya.

Menurut Dodi, kolaborasi tiga pimpinan redaksi dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa insan pers dapat bersinergi tanpa harus menghilangkan identitas masing-masing media.

“Kita tetap memiliki media masing-masing, memiliki karakter pemberitaan masing-masing dan memiliki tanggung jawab jurnalistik masing-masing. Tetapi dalam urusan sosial, kita dapat duduk bersama dan melakukan sesuatu yang bermanfaat. Justru kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita bangun,” ungkapnya.

Dodi berharap Jumat Barokah tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat menjadi agenda sosial yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Jangan sampai kegiatan seperti ini hanya menjadi momentum sesaat. Kalau bisa, kegiatan berbagi ini terus berjalan, dengan melibatkan semakin banyak pihak. Tidak perlu menunggu menjadi besar untuk berbuat baik. Yang terpenting adalah niat, kebersamaan dan konsistensi,” pungkasnya.

Lentini Krisna Prananta Sembiring: Kepedulian Tidak Mengenal Batas

Pimpinan Media Online Republik.co.id, Lentini Krisna Prananta Sembiring, S.E., juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Jumat Barokah yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat, organisasi dan insan media.

Menurut Lentini, kegiatan tersebut memberikan pesan bahwa kepedulian sosial tidak harus dibatasi oleh latar belakang organisasi maupun profesi.

“Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat positif karena mempertemukan banyak orang dalam satu tujuan, yaitu berbagi. Kita berasal dari latar belakang yang berbeda, memiliki profesi yang berbeda, tetapi ketika kita melihat ada kesempatan untuk membantu sesama, maka perbedaan itu tidak menjadi penghalang,” ujar Lentini.

Ia menilai, pembagian makanan secara langsung kepada masyarakat juga memberikan pengalaman sosial yang berbeda bagi para peserta kegiatan.

“Ketika kita turun langsung, kita bisa melihat bagaimana masyarakat menerima bantuan tersebut. Ada senyum, ada ucapan terima kasih, dan ada komunikasi sederhana yang justru memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar. Dari situ kita belajar bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam sesuatu yang besar dan mahal,” katanya.

Lentini juga mengapresiasi keterlibatan media dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, insan pers memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga dan memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

“Media mempunyai ruang yang sangat luas untuk menyampaikan informasi. Tetapi kita juga ingin media tidak hanya hadir ketika ada persoalan atau peristiwa besar. Dalam kegiatan sosial seperti ini, media juga dapat hadir untuk memberikan contoh bahwa kebersamaan dan gotong royong masih sangat penting dalam kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap kolaborasi antara media, organisasi sosial dan elemen masyarakat dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak kegiatan positif yang dapat dirasakan langsung manfaatnya.

“Semoga kegiatan Jumat Barokah ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih panjang. Tidak hanya di satu tempat dan tidak hanya pada satu kesempatan. Kalau semakin banyak pihak bergabung, tentu manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat juga akan semakin luas,” tutur Lentini.

Kolaborasi untuk Masyarakat

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan. Para pengurus, pimpinan media, serta relawan secara langsung membagikan makanan kepada masyarakat sebagai wujud gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Medan.

Kolaborasi antara DPP TKN Kompas Nusantara, SKi, YLMI dan tiga media online tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial melalui aksi nyata. Semangat berbagi diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Redaksi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini