DPP LSM TKN Kompas Nusantara Siap Gedor Polrestabes, Satpol PP, Wali Kota, DPRD Medan, Hingga Polsek Medan Labuhan

0
172

Medan | GeberNews.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TKN Kompas Nusantara akan menggelar aksi unjuk rasa damai pada Senin (29/9/2025). Kepastian ini disampaikan Ketua DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, saat konferensi pers di Kantor Sekretariat DPP LSM TKN Kompas Nusantara, Sabtu (27/9/2025).

Adi menegaskan, aksi tersebut tidak dilakukan asal-asalan, melainkan diarahkan ke sejumlah instansi yang dinilai paling bertanggung jawab atas berbagai persoalan masyarakat. Lima titik utama yang menjadi sasaran aksi ialah Kantor Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan, Kantor Wali Kota Medan, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, serta Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Labuhan.

“Polrestabes Medan harus tegas memberantas pungli, perjudian, dan narkoba. Jangan hanya berani kepada rakyat kecil, tapi diam terhadap mafia besar. Satpol PP juga jangan tutup mata terhadap bangunan liar yang merajalela,” tegas Adi.

Ia menambahkan, Kantor Wali Kota Medan merupakan simbol pemerintahan yang seharusnya hadir untuk rakyat, bukan justru membiarkan masalah klasik seperti sampah, banjir, dan perizinan yang berbelit. Sementara DPRD Kota Medan diingatkan agar tidak menjadi tukang stempel kebijakan eksekutif. “Legislatif punya kewajiban mengawasi. Kalau mereka diam, artinya sama saja mengkhianati amanah rakyat,” ujarnya.

Tak hanya itu, massa juga akan bergerak ke Polsek Medan Labuhan Menurut Adi, wilayah pelabuhan selama ini identik dengan pungli, premanisme, dan mafia distribusi barang yang menyengsarakan masyarakat kecil. “Polsek KP II Belawan harus serius menertibkan kawasan pelabuhan. Jangan biarkan rakyat pesisir terus jadi korban permainan kotor,” katanya.

Adi memastikan aksi damai ini akan berlangsung tertib, tanpa anarkis, namun tetap lantang dalam menyampaikan tuntutan. “Kami akan turun dengan damai, tapi suara rakyat tak bisa lagi dibungkam. Negara harus hadir untuk rakyat, bukan hanya untuk kelompok tertentu,” tutupnya.

🟥 Yuli Asri Nasution |
🗣️ Mengungkap Segala Fakta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini