LSM DPP TKN Kompas Nusantara Bergerak Nyata Bantu Korban Bencana, Ketum Adi Warman Lubis Desak Presiden RI Tetapkan Status Bencana Nasional

0
281

Medan | GeberNews.com – LSM DPP TKN Kompas Nusantara Bergerak Nyata Bantu Korban Bencana, Ketua Umum (Ketum), Adi Warman Lubis Desak Presiden RI Tetapkan Status Bencana Nasional sebagai bentuk desakan moral dan konstitusional agar negara tidak absen ketika rakyatnya terpuruk akibat bencana alam yang terus berulang dan meluas, khususnya di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Di tengah penderitaan ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, dan rasa aman, Lembaga Swadaya Masyarakat Dewan Pimpinan Pusat (LSM DPP) TKN Kompas Nusantara memilih untuk tidak tinggal diam. Organisasi ini turun langsung ke lapangan sebagai wujud kepedulian sekaligus kritik nyata atas lambannya respons struktural negara dalam menghadapi krisis kemanusiaan akibat bencana alam.

Ketum LSM DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, dalam keterangannya pada Kamis, 18 Desember 2025, di Kantor LSM DPP TKN Kompas Nusantara, Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H No. 202 Medan menegaskan bahwa bencana yang terjadi hari ini tidak lagi dapat dipandang sebagai sekadar peristiwa alam, melainkan telah menjadi ujian serius terhadap keberpihakan negara kepada rakyatnya sendiri.

Adi Warman Lubis menyampaikan bahwa bencana alam yang melanda Aceh, Sumaut, dan Sumbar telah menimbulkan dampak yang luas dan sistemik. Ribuan rumah warga rusak, aktivitas ekonomi masyarakat lumpuh, akses terhadap pangan dan kebutuhan dasar terganggu, sementara ketidakpastian terus menghantui para korban yang hidup di pengungsian dengan kondisi serba terbatas.

“Atas kondisi ini, kami secara tegas meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk menetapkan bencana alam di wilayah tersebut sebagai bencana alam nasional. Tanpa penetapan status tersebut, penanganan akan selalu setengah hati, terfragmentasi, dan tidak maksimal,” ujar Adi Warman Lubis dengan nada serius.

Menurutnya, penetapan status bencana nasional bukanlah simbol politik atau formalitas administratif, melainkan instrumen hukum dan kebijakan yang memungkinkan seluruh sumber daya negara digerakkan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi demi menyelamatkan rakyat.

“Ini menyangkut keberpihakan negara. Negara tidak boleh hadir hanya melalui pernyataan empati, tetapi harus hadir melalui kebijakan konkret, anggaran, logistik, pelayanan kesehatan, hingga pemulihan pascabencana yang adil dan berkelanjutan. Saat ini, masyarakat berada di titik paling rentan dan membutuhkan kehadiran nyata negara,” tegasnya.

Sebagai pembanding terhadap minimnya respons struktural, LSM DPP TKN Kompas Nusantara telah membuktikan aksi konkret di lapangan. Bantuan kemanusiaan telah disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak banjir di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, serta warga Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya yang diserahkan langsung kepada warga terdampak tanpa perantara.

Adi Warman Lubis menambahkan, pihaknya tidak akan berhenti pada wilayah tersebut. Dalam waktu dekat, LSM DPP TKN Kompas Nusantara juga merencanakan penyaluran bantuan lanjutan ke sejumlah daerah di Sumatera Utara yang dilaporkan terdampak bencana, antara lain Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kabupaten Tapanuli Tengah (Taptebg), serta Kota Sibolga.

Sehubungan dengan rencana tersebut, Adi Warman Lubis secara terbuka meminta kepada Bupati Taput Bupati Tapsel, Bupati Tapteng, dan Wali Kota Sibolga agar tidak menutup mata dan membuka ruang koordinasi serta sinergi dengan LSM DPP TKN Kompas Nusantara demi kepentingan rakyat.

“Sinergi ini penting agar bantuan tidak berhenti sebagai seremoni belaka, tetapi benar-benar menyentuh warga yang paling membutuhkan. Pemerintah daerah harus hadir bersama rakyatnya, bukan berdiri di balik meja birokrasi,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Adi Warman Lubis juga mengajak seluruh masyarakat Kota Medan dan elemen bangsa yang masih memiliki nurani untuk ikut ambil bagian dalam gerakan kemanusiaan ini. Bantuan dapat disalurkan langsung ke Kantor LSM DPP TKN Kompas Nusantara di Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H No. 202 Medan.

“Seluruh bantuan yang terkumpul akan kami salurkan sepenuhnya kepada korban bencana. Ini bukan soal nama organisasi, ini soal kemanusiaan. Ketika negara terlambat, rakyat tidak boleh saling meninggalkan,” pungkas Adi Warman Lubis.

(Dodi Rikardo Sembiring Brahmana)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini