Saat Banjir Tinggalkan Luka, 67 Dokter Spesialis THT-KL Turun Mengisi Kekosongan Negara

0
405

Aceh Tamiang |GeberNews.com – Saat banjir meninggalkan luka panjang bagi warga Aceh Tamiang, kehadiran 67 dokter spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan, Kepala dan Leher menjadi secercah harapan di tengah rapuhnya layanan kesehatan pascabencana. Para dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis THT-KL Indonesia memilih turun langsung ke lapangan, menghadirkan layanan medis saat masyarakat masih berjuang dengan dampak banjir yang belum sepenuhnya tertangani.

Langkah kemanusiaan tersebut diawali dengan koordinasi bersama Palang Merah Indonesia Sumatera Utara di Markas PMI Sumut, Sabtu, 20 Desember 2025, sebelum tim bergerak ke wilayah terdampak banjir. Koordinasi dilakukan untuk memastikan bantuan medis berjalan efektif dan tepat sasaran.
Tim medis dipimpin langsung Ketua Umum Pengurus Pusat PERHATI-KL, Prof. Dr. dr. Achmad Chusnul Romdhoni, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Onk.(K), FICS. Fokus utama penugasan adalah penanganan gangguan kesehatan THT-KL yang merebak pascabanjir, disertai pelayanan kesehatan dasar bagi warga yang akses kesehatannya terganggu.
Sejumlah dokter spesialis senior turut bergabung, di antaranya Dr. dr. Indra Z., Sp.THT selaku Ketua PERHATI-KL Wilayah Barat, dr. H. Agus Salim, Sp.THT-KL selaku Sekretaris PERHATI-KL Sumatera Utara, dr. Milzam R. Asmara, Sp.THT-KL dari PERHATI-KL Aceh, serta dr. Munzir dari PERHATI-KL Sumatera Utara.
Rombongan PERHATI-KL disambut jajaran PMI Sumatera Utara, di antaranya Wakil Ketua PMI Sumut Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP, mewakili Ketua PMI Sumut Tun Dr. H. Rahmat Shah, bersama para ketua bidang dan pengurus PMI lainnya. Sinergi lintas lembaga ini menjadi kunci agar bantuan kemanusiaan benar-benar menjangkau korban.
Fakta lapangan menunjukkan kondisi kesehatan warga cukup memprihatinkan. Dari 50 warga yang diperiksa, 41 di antaranya mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Data ini menegaskan bahwa banjir tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga memicu krisis kesehatan yang serius.

Cuaca panas, debu pascabanjir, serta lingkungan yang belum pulih memperparah kondisi warga. Situasi ini meningkatkan risiko gangguan pernapasan dan penyakit THT lainnya, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Selain menurunkan tenaga medis, PERHATI-KL juga membawa bantuan obat-obatan serta tiga unit alat endoskopi. Peralatan tersebut sangat dibutuhkan karena fasilitas endoskopi di rumah sakit Aceh Tamiang tidak dapat difungsikan akibat terendam banjir.
Kasus kemasukan benda asing hingga binatang seperti lintah di telinga dan hidung dilaporkan cukup sering terjadi pascabanjir. Tanpa dukungan alat endoskopi, penanganan medis berisiko dan tidak optimal.
Upaya kemanusiaan ini dilengkapi dengan penyediaan tangki air bersih guna mendukung sanitasi warga. Ketersediaan air bersih dinilai penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kebersihan lingkungan pascabencana.
Ketua PMI Sumatera Utara, Tun Dr. H. Rahmat Shah, melalui sambungan telepon menyampaikan apresiasi atas kepedulian PERHATI-KL dan menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan agar bantuan kemanusiaan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Wakil Ketua PMI Sumut, Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP, menyampaikan bahwa PMI Pusat telah menyalurkan bantuan, termasuk puluhan truk tangki air untuk wilayah Sumatera Utara dan Aceh, yang diangkut menggunakan kapal milik Ketua Umum PMI Pusat HM Jusuf Kalla.
Sementara itu, Dr. dr. Horas Rajagukguk, Sp.B, mengingatkan bahwa pada fase awal bencana, kebutuhan utama warga adalah makanan siap saji dan selimut. Banyak korban kehilangan peralatan memasak, sehingga bantuan bahan mentah kerap tidak efektif.
Apa yang dilakukan PERHATI-KL menjadi cermin bagi semua pihak. Ketika para dokter memilih turun langsung ke lapangan, pesan yang muncul jelas. Bencana tidak cukup dijawab dengan rapat dan pernyataan. Rakyat membutuhkan kehadiran nyata, kerja konkret, dan keberpihakan yang sungguh-sungguh.

Tim

Tonton berita dan informasi terkini hanya di GeberNews TV YouTube.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini