38 Karya Guru Perempuan Se-Sumut Siap Diluncurkan pada Hari Guru Nasional 2025

0
120

Medan | GeberNews.com – Semangat literasi kembali bergema dari dunia pendidikan Sumatera Utara. Sebanyak 38 karya tulis hasil goresan tangan para guru perempuan dari berbagai daerah di Sumut siap diluncurkan dalam bentuk buku antologi ber-ISBN pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 mendatang. Inisiatif inspiratif ini digagas oleh Kelompok Perempuan PGRI Sumatera Utara bekerja sama dengan Asosiasi Guru Penulis PGRI Sumut, dan mendapat apresiasi tinggi dari jajaran pengurus PGRI Sumut.

Dr. Saiful Abdi, Dr. Ilyas Sitorus, dan Sekretaris PGRI Sumut kompak menyambut keberhasilan program bertajuk “Panggilan Menulis: Dari Guru, Untuk Guru – Kisah dan Inspirasi yang Tiada Mati.” Saiful menegaskan, program ini menjadi bentuk nyata dari tekad PGRI Sumut untuk memuliakan profesi guru, khususnya guru perempuan yang telah membuktikan diri mampu berkontribusi tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di dunia literasi.

“Kami menyambut baik dan sangat bangga dengan program ‘Panggilan Menulis: Kisah dan Inspirasi yang Tiada Mati’. Ini adalah wujud nyata dari upaya PGRI Sumut untuk memuliakan guru perempuan dan mendorong mereka untuk terus berkarya,” ujar Saiful.

Senada dengan itu, Dr. Ilyas Sitorus menyampaikan bahwa buku antologi tersebut bukan sekadar kumpulan tulisan, melainkan refleksi hidup dari ketangguhan dan dedikasi para guru perempuan. Menurutnya, kisah perjuangan dan praktik baik yang dibagikan akan menjadi sumber inspirasi yang menyalakan semangat baru bagi dunia pendidikan.

“Kisah perjuangan, suka-duka, dan praktik baik yang dibagikan ini akan menjadi warisan inspiratif yang tak lekang oleh waktu. Ini adalah cerminan dari peran ganda guru perempuan yang luar biasa,” tutur Ilyas dengan penuh rasa bangga.

Ketua penyelenggara kegiatan, Nadhratun Nur, S.T., M.Si., yang juga Ketua Perempuan PGRI Sumut, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Tahun 2025. Ia mengatakan bahwa program ini dibuka sejak Juli hingga Agustus 2025 dan telah melewati proses kurasi naskah pada September. Puncak kegiatan penyamaan persepsi serta kurasi naskah dilaksanakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 di Mess Inalum, Jalan Kartini Medan.

“Sebanyak 38 karya tulis yang terkumpul dari para guru perempuan anggota PGRI dan seluruh guru perempuan di Sumatera Utara kini telah melalui seleksi ketat dan siap diterbitkan menjadi buku antologi ber-ISBN,” ujar Nadhratun penuh semangat.

Ia menjelaskan bahwa karya-karya tersebut sangat beragam, mencerminkan tema besar tentang dedikasi dan peran ganda guru perempuan. Tulisan yang terkumpul memuat kisah perjuangan, suka-duka, dan praktik baik sebagai guru, inspirasi dari pengalaman pribadi, tantangan menjadi perempuan sekaligus pendidik di dunia modern, hingga karya sastra seperti puisi, cerita pendek, dan refleksi profesi yang sarat makna.

Buku antologi ini juga akan disertai kata pengantar dari sejumlah tokoh penting, di antaranya Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. (Ketua Umum PB PGRI), Dr. Fransiska Susilawaty (Ketua Perempuan PGRI Pusat), Ketua PGRI Sumut Dr. Saiful Abdi, Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan PGRI Sumut Jolenta Haloho, S.Pd., serta Ketua Perempuan PGRI Sumut Nadhratun Nur, S.T., M.Si., yang turut menjadi kontributor dalam buku tersebut.

Proses kurasi naskah dipimpin oleh tim editor dan kurator berpengalaman, yaitu Ibu Erlina Siahaan (Pengurus Perempuan PGRI Kota Pematang Siantar dan Penulis) dan Ibu Dr. Rizka (PKO PGRI Sumut, Asesor BAN, serta Juri Apresiasi GTK 2025). Nadhratun, yang juga guru di SMAN 1 Tanjung Gading, menyebut keduanya berperan penting dalam menjaga mutu dan kualitas setiap tulisan agar layak dibukukan secara nasional.

Sementara itu, Sekretaris PGRI Sumut, Saiful Amri, menyampaikan bahwa puncak acara berupa peluncuran dan apresiasi karya akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Provinsi Sumatera Utara.

“Peluncuran buku antologi ini direncanakan pada November 2025, bertepatan dengan perayaan HGN. Dalam acara tersebut, panitia juga akan memberikan apresiasi khusus kepada lima karya tulis terbaik yang telah diseleksi. Seluruh penulis yang karyanya dimuat dalam buku akan memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk penghargaan,” ungkap Saiful Amri.

Program bertajuk “Panggilan Menulis: Dari Guru, Untuk Guru – Kisah dan Inspirasi yang Tiada Mati” ini diselenggarakan oleh Perempuan PGRI Sumut bersama Asosiasi Guru Penulis PGRI Sumut, dengan total 38 karya tulis dari guru se-Sumut. Proses kurasi dilaksanakan pada 25 Oktober 2025 di Mess Inalum, Jalan Kartini Medan, dan direncanakan akan dilaunching pada November 2025 bertepatan dengan Hari Guru Nasional. Buku ini dikurasi dan dieditori oleh Ibu Erlina Siahaan dan Ibu Dr. Rizka, yang memastikan setiap karya memiliki ruh inspirasi dan nilai perjuangan guru perempuan Indonesia.

🟥 Tim | GeberNews.com
🗣️ Mengungkap Segala Fakta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini