Pertandingan di Stadion Teladan Berpotensi Digelar Tanpa Penonton Demi Menjaga Keamanan dan Ketertiban Kompetisi

0
12

Medan | GeberNews.com – Pertandingan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 atau Piala AFF U-19 yang direncanakan berlangsung di Stadion Teladan Medan berpotensi digelar tanpa kehadiran penonton. Langkah tersebut dipertimbangkan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama kompetisi berlangsung menyusul hasil penilaian PSSI dan FIFA yang menyatakan sejumlah fasilitas pendukung stadion belum siap 100 persen.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengatakan pemerintah daerah telah menjalankan tanggung jawabnya dalam menyiapkan lapangan utama serta fasilitas inti pertandingan. Namun, keputusan terkait kelayakan stadion sepenuhnya berada di tangan PSSI dan FIFA.

“Kami dari Pemerintah Daerah ditugaskan dan diberikan tanggung jawab untuk menyiapkan lapangan dan fasilitas pertandingan. Poin utamanya adalah lapangannya. Tapi yang menilai bukan kami sendiri, melainkan PSSI dan FIFA,” ujar Bobby Nasution usai meninjau Stadion Teladan Medan bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Bobby, penilaian tidak hanya mencakup kondisi lapangan utama, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung seperti akses tribun, toilet, hingga ketersediaan lapangan latihan. Saat ini, fasilitas latihan yang disiapkan masih menghadapi sejumlah kendala sehingga belum dapat digunakan secara optimal.

Ia menjelaskan, tempat latihan menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan turnamen internasional. Tim-tim peserta membutuhkan area yang steril dan aman untuk menjalankan latihan taktik tanpa gangguan dari pihak luar.

Selain itu, fasilitas pendukung bagi penonton seperti akses menuju tribun, sarana sanitasi, dan sejumlah kebutuhan lainnya juga masih memerlukan penyempurnaan. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan PSSI dalam menentukan skema pelaksanaan pertandingan.

Meski demikian, Bobby memastikan kondisi lapangan utama Stadion Teladan telah memenuhi kebutuhan teknis pertandingan. Sistem pencahayaan, perangkat suara, dan layar stadion disebut dalam kondisi baik serta siap digunakan.

“Kalau dijadikan tempat pertandingan, karena melihat akses tribun tadi, tetap bisa dilakukan karena lapangannya oke, sound system-nya oke, lighting oke, dan layarnya hidup semua. Bisa dilakukan, tapi kemungkinan tanpa penonton,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjut Bobby, akan mendukung sepenuhnya keputusan yang diambil PSSI demi menjaga kenyamanan dan keamanan seluruh peserta turnamen dari berbagai negara.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan Pemerintah Kota Medan telah melakukan berbagai upaya agar Stadion Teladan dapat digunakan sebagai venue pertandingan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026.

“Kita sudah berupaya maksimal untuk menyelesaikan Stadion Teladan untuk AFF, namun keputusan akhir tetap kepada PSSI. Tapi kalau penyelenggaraan AFF tetap akan berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Rico menuturkan, berbagai langkah percepatan pembangunan dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan guna memenuhi standar yang dipersyaratkan dalam penyelenggaraan ajang internasional tersebut. Namun, sejumlah kendala masih menjadi tantangan dalam penyelesaian beberapa fasilitas pendukung.

Selain kesiapan penyelenggaraan turnamen, Rico juga menyinggung perkembangan pendanaan pembangunan Stadion Teladan. Menurutnya, dukungan anggaran yang berasal dari APBD berjalan sesuai rencana, sementara dukungan dari APBN masih dalam proses penyelesaian.

Kondisi tersebut turut memengaruhi penyelesaian beberapa pekerjaan fisik dan fasilitas penunjang stadion. Meski demikian, Pemko Medan tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh kebutuhan agar Stadion Teladan dapat berfungsi optimal dan memenuhi standar penyelenggaraan event olahraga nasional maupun internasional.

Pemko Medan berharap pelaksanaan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 tetap berjalan lancar, aman, dan sukses. Meski berpotensi digelar tanpa penonton, penyelenggaraan turnamen di Stadion Teladan diharapkan tetap mampu memberikan citra positif bagi Kota Medan sebagai salah satu tuan rumah ajang sepak bola internasional tersebut.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini