Andar Amin Harahap Mengunci Golkar Sumut, Dukungan 30 DPD Tegaskan Arah Musda XI

0
89

Medan | GeberNews.com – Andar Amin Harahap mengunci peta kekuatan Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI. Dengan mengantongi dukungan 30 dari 33 DPD kabupaten/kota pemilik hak suara, Andar tampil dominan dan nyaris tanpa tandingan dalam perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Sumut.

Konsolidasi dukungan yang masif dari daerah menegaskan satu hal penting: arus politik internal Golkar Sumut telah mengerucut kuat pada satu nama. Dukungan mayoritas mutlak ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal keras bahwa kader akar rumput hingga struktur daerah menginginkan kepemimpinan yang berpengalaman, teruji, dan memiliki daya tawar nasional.

Andar Amin Harahap dikenal sebagai kader Golkar yang ditempa melalui proses panjang. Lahir di Padangsidimpuan, 26 Januari 1982, ia tumbuh dari jalur kepamongprajaan dan pemerintahan. Pendidikan dasarnya hingga menengah ditempuh di Padangsidimpuan, sebelum melanjutkan studi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Gelar Sarjana Sains Terapan Pemerintahan diraihnya pada 2005, disusul Magister Administrasi Publik pada 2008.

Latar belakang IPDN membentuk karakter kepemimpinan Andar yang sistematis, disiplin, dan berbasis tata kelola pemerintahan. Modal ini kemudian teruji saat ia terpilih sebagai Wali Kota Padangsidimpuan periode 2013–2018, menjadikannya salah satu kepala daerah termuda di Sumatera Utara kala itu.asca menjabat wali kota, Andar kembali memperoleh mandat publik sebagai Bupati Padang Lawas Utara periode 2018–2023.

Kepemimpinannya di Paluta memperluas jangkauan pengaruh politiknya, khususnya di kawasan Tapanuli Bagian Selatan, sekaligus memperkuat jejaring lintas daerah. Karier politiknya berlanjut ke tingkat nasional. Pada Pemilu 2024, Andar terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Sumatera Utara. Ia dipercaya duduk di Komisi II DPR RI, komisi strategis yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, serta reformasi birokrasi, bidang yang sejalan dengan latar belakang akademik dan pengalamannya.

Di internal Partai Golkar, Andar bukan figur instan. Ia menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Padang Lawas Utara dan dikenal konsisten membangun struktur, kaderisasi, serta soliditas organisasi. Kerja nyata di daerah inilah yang dinilai menjadi faktor utama derasnya dukungan dari DPD kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Menguatnya posisi Andar juga ditandai dengan bergesernya dukungan dari sejumlah DPD yang sebelumnya memberi sinyal kepada figur lain. Bahkan, beberapa tokoh Golkar daerah memilih mundur dari bursa pencalonan dan secara terbuka menyatakan dukungan kepada Andar demi menjaga persatuan dan stabilitas partai.

Secara politik, dukungan 30 DPD menempatkan Andar dalam posisi sangat unggul dan hampir tak terkejar. Peta kekuatan jelang Musda menunjukkan mayoritas pemilik suara menginginkan proses yang kondusif, minim konflik, dan berorientasi pada konsolidasi internal Golkar Sumut.

Dalam berbagai kesempatan, Andar menegaskan pencalonannya bukan semata ambisi pribadi, melainkan panggilan pengabdian sebagai kader. Ia menekankan Golkar sebagai partai besar harus dikelola dengan semangat kolektif, disiplin organisasi, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Andar juga menyoroti pentingnya konsolidasi pasca-Pemilu dan Pilkada, serta penguatan struktur partai hingga tingkat desa. Menurutnya, Golkar Sumut membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjembatani aspirasi daerah dengan kebijakan pusat secara efektif.

Dengan rekam jejak sebagai kepala daerah dua periode dan anggota DPR RI aktif, Andar dinilai memiliki paket lengkap: pengalaman birokrasi, jaringan nasional, dan legitimasi struktural di daerah. Kombinasi ini menjadi modal strategis menghadapi tantangan politik lima tahun ke depan.
Menjelang Musda XI, dinamika internal Golkar Sumut relatif stabil.

Minimnya resistensi terhadap pencalonan Andar membuka peluang besar terjadinya pemilihan secara aklamasi, seiring kuatnya arus dukungan yang telah terkunci. Jika resmi terpilih, Andar Amin Harahap diproyeksikan menjadi poros utama penataan ulang kekuatan Partai Golkar Sumatera Utara. Dengan dukungan hampir menyeluruh dari DPD kabupaten/kota, ia berada di garis terdepan untuk membawa Golkar Sumut memasuki fase konsolidasi, soliditas, dan penguatan elektoral yang lebih terarah.

(Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini