

Medan | GeberNews.com – Pembina Media Online GeberNews.com, Fajar Trihatya, S.E., angkat bicara dan menegaskan secara lugas bahwa nama “Geber” bukan representasi komunitas otomotif, anak bengkel, maupun anak gang. Geber adalah identitas media online profesional yang berdiri dengan komitmen kuat pada kerja jurnalistik yang cepat, akurat, dan berimbang.

Pernyataan tegas itu disampaikan Fajar Trihatya pada Senin, 23 Februari 2026 di Medan, menyikapi berkembangnya persepsi keliru di tengah masyarakat terkait penggunaan nama “Geber” yang kerap disalahartikan.
“Selama ini istilah ‘geber’ sering diasosiasikan dengan kebut-kebutan atau aktivitas jalanan. Kami tegaskan, Geber yang kami maksud adalah semangat kerja jurnalistik, cepat, responsif, dan berani mengungkap fakta. Bukan ugal-ugalan. Ini soal profesionalitas dan tanggung jawab,” ujar Fajar dengan tegas.
Menurutnya, GeberNews.com lahir dari semangat menghadirkan informasi yang bergerak cepat tanpa kehilangan akurasi. Nama “Geber” bukan simbol kebisingan jalanan, melainkan simbol keberanian dan ketegasan dalam menyampaikan fakta yang telah melalui proses verifikasi dan konfirmasi yang ketat.
Sejak awal berdiri, kata Fajar, redaksi GeberNews.com memegang teguh Kode Etik Jurnalistik, menjunjung asas praduga tak bersalah, serta menjaga independensi dalam setiap produk pemberitaan. Tidak ada ruang bagi sensasi tanpa data, apalagi opini tanpa dasar.
“Kami tidak sekadar menyampaikan informasi. Kami menjalankan fungsi kontrol sosial. Media punya tanggung jawab moral menjaga marwah demokrasi melalui pemberitaan yang berimbang, objektif, dan berbasis fakta,” tegasnya.
Di tengah derasnya arus digital dan maraknya penyebaran hoaks di media sosial, Fajar menilai kehadiran media kredibel menjadi kebutuhan mendesak. GeberNews.com, lanjutnya, berkomitmen menjadi rujukan informasi yang dapat dipercaya masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.
GeberNews.com secara konsisten mengangkat isu sosial, pemerintahan, hukum, kriminal, hingga kebijakan publik. Setiap berita disajikan dengan bahasa yang lugas, tegas, dan tajam, namun tetap dalam koridor akurasi dan etika jurnalistik.
Fajar menegaskan, membangun reputasi media bukan pekerjaan instan. Eksistensi GeberNews.com tumbuh dari konsistensi kerja tim redaksi, integritas dalam setiap pemberitaan, dukungan narasumber, serta kepercayaan pembaca yang terus meningkat.
“Geber adalah identitas media, bukan label komunitas tertentu. Geber adalah semangat untuk menggeber kebenaran, mempercepat penyampaian fakta, dan mendorong transparansi di ruang publik,” ujarnya.
Ke depan, GeberNews.com akan terus memperluas jaringan, meningkatkan kualitas konten, dan memperkuat profesionalitas sebagai media online yang berdiri tegak di atas independensi.
“Geber bukan sekadar nama. Ini simbol perjuangan informasi di era digital. Kami berdiri untuk fakta, bukan stigma,” tutup Fajar Trihatya.
Redaksi








