

Langkat | GeberNews.com – Warga dari tiga desa di Kecamatan Hinai, yaitu Desa Cempa, Batu Melenggang, dan Mukak Paya, mendatangi Mapolsek Hinai pada Minggu sore sebagai bentuk apresiasi atas kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus pencurian buah sawit yang terjadi tahun lalu.

Kedatangan masyarakat disambut langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Hinai, Ipda Muhammad Taufan, S.H., mewakili Kapolsek, Akp Trisno Carlos Sihite, S.H. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan rasa terima kasih atas penangkapan pelaku pencurian sawit yang sempat meresahkan warga.

Tokoh masyarakat Desa Cempa yang dikenal dengan sapaan Pak Belong menyampaikan bahwa tindakan cepat dan tegas pihak kepolisian menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjawab keresahan masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Polsek Hinai, khususnya Kanit Reskrim dan tim, yang telah menangkap pelaku pencurian sawit. Ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal keadilan bagi masyarakat kecil,” ujar Pak Belong.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Cempa, Muhammad Saed, yang hadir langsung dalam aksi damai tersebut. Ia menegaskan bahwa pencurian sawit selama ini sangat merugikan para petani dan menciptakan ketidaknyamanan di desa.
“Terima kasih kepada Polsek Hinai atas ketegasan dan kesigapannya. Ini adalah bukti bahwa aparat benar-benar hadir untuk rakyat,” katanya.
Kapolsek Hinai, Akp Trisno Carlos Sihite, S.H., melalui keterangan resminya, menyampaikan terima kasih atas dukungan warga serta memastikan bahwa proses hukum akan terus berjalan hingga tuntas.
“Kami pastikan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Kepada masyarakat, kami mohon untuk tidak main hakim sendiri. Serahkan sepenuhnya kepada aparat,” ujarnya.
Aksi damai ini berlangsung tertib dan menjadi simbol sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib di wilayah hukum Polsek Hinai.
(Ril)








