Dodi Rikardo Sembiring: Hari Sumpah Pemuda ke-98 Momentum Perkuat Persatuan dan Semangat Patriotisme Generasi Muda

Berita18 Dilihat

MEDAN | GeberNews.com — Direktur Pelaksana Media Online GeberNews.com, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., mengajak seluruh generasi muda Indonesia menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat patriotisme, serta meningkatkan kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Ajakan tersebut disampaikannya pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Kantor Redaksi GeberNews.com, Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H. No. 202, Medan, menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Menurut Dodi, Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengenang kembali semangat persatuan yang diwariskan para pemuda Indonesia melalui ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Ia menilai, nilai-nilai perjuangan generasi terdahulu harus terus hidup dalam diri pemuda masa kini, terutama di tengah perkembangan zaman yang menghadirkan berbagai tantangan di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan teknologi.

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini hendaknya menjadi momentum bagi seluruh generasi muda Indonesia untuk memperkuat persatuan, menjaga keutuhan bangsa, serta menumbuhkan rasa cinta Tanah Air. Pemuda harus mampu menjadi bagian dari solusi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” ujar Dodi.

Patriotik, Gigih, dan Berempati

Dodi juga menyoroti tema Hari Sumpah Pemuda 2026, yakni “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Menurutnya, tema tersebut mengandung pesan penting agar generasi muda memiliki semangat kebangsaan, ketangguhan dalam menghadapi tantangan, serta kepedulian terhadap sesama.

Ia menjelaskan, sikap patriotik dapat diwujudkan melalui kecintaan terhadap bangsa dan negara, penghormatan terhadap keberagaman, serta komitmen menjaga persatuan di tengah perbedaan suku, agama, ras, budaya, dan pandangan.

Sementara itu, kegigihan dapat ditunjukkan melalui semangat belajar, kerja keras, pengembangan kreativitas, peningkatan keterampilan, serta pemanfaatan kemajuan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.

“Pemuda Indonesia harus memiliki karakter yang kuat, tidak mudah menyerah, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Empati juga sangat penting agar generasi muda tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi turut memperhatikan kondisi masyarakat dan membantu sesama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dodi menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kehidupan demokrasi, memperkuat persaudaraan, menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks, serta membangun budaya komunikasi yang santun di ruang digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang benar, memperluas wawasan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mendorong berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar para pemuda tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Perbedaan pendapat, katanya, seharusnya disikapi dengan kedewasaan, saling menghormati, dan semangat kebersamaan.

“Perbedaan bukan alasan untuk saling bermusuhan. Justru melalui perbedaan, kita dapat belajar untuk saling menghormati dan memperkuat kebersamaan. Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan untuk membangun Indonesia yang lebih maju, damai, adil, dan sejahtera,” tegasnya.

Media Massa Berperan Membangun Generasi Muda

Sebagai bagian dari insan pers, Dodi turut mengingatkan pentingnya peran media massa dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, khususnya dalam memberikan edukasi kepada generasi muda.

Ia berharap media dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat, mendorong pemikiran kritis, serta membangun kesadaran generasi muda agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama melalui media sosial.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari menjaga toleransi, menghormati perbedaan, meningkatkan kualitas diri, hingga berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan nasional.

Dodi berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dapat menjadi dorongan bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berkarya, berinovasi, menjaga persatuan, dan mengambil bagian dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Melalui semangat patriotisme, kegigihan, dan empati, kita berharap generasi muda Indonesia tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, peduli terhadap sesama, serta siap menghadapi tantangan masa depan. Mari kita rawat persatuan dan terus bergerak bersama demi Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026.

Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *