Fajar Trihatya Peringatkan Pers Sumut: Kehilangan Integritas, Publik yang Rugi di Hari Kebebasan Pers

0
36

GeberNews.com | Medan — Pemimpin Umum dan Redaksi SumutJaya.com, Fajar Trihatya, S.E., melontarkan kritik pedas terhadap praktik media kontemporer saat memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia, Minggu (3/5/2026). Ia menilai ancaman terbesar bagi kebebasan pers bukan dari kekuasaan, melainkan dari dalam industri itu sendiri yang terjebak kecepatan dan sensasi.

“Kita hadapi fenomena media yang haus cepat tapi lalai akurat, viral tapi dangkal. Ini racun bagi masa depan jurnalisme,” tegas Fajar di Medan.

Menurutnya, pers kini di persimpangan jalan: mempertahankan marwah jurnalistik atau tenggelam dalam kepentingan bisnis dan algoritma digital. “Mengejar klik dan sensasi sama saja menggali kubur kepercayaan publik. Sekali hilang, sulit dipulihkan,” tambahnya.

Fajar juga menyoroti lemahnya verifikasi fakta di era banjir informasi. “Kesalahan kecil bisa viral dan merusak luas. Kebebasan pers bukan alasan ceroboh; jurnalis wajib presisi,” katanya.
Ia menekankan tanggung jawab moral jurnalis untuk tetap independen, bukan buzzer atau pengikut arus. “Pers adalah penyeimbang kebenaran. Jika semua ikut tren, siapa yang bicara jujur?” sindir Fajar.

Di akhir pernyataan, ia mengajak insan pers Sumatera Utara kembali ke akar jurnalisme. “Hari ini bukan seremoni, tapi alarm: tanpa integritas, publik jadi korban utama,” pungkasnya.
(Dodi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini