Medan | GeberNews.com – Matchday perdana Grup B ASEAN U-19 Boys Championship 2026 menghadirkan pertunjukan sepak bola yang sarat dominasi. Bermain di Stadion Teladan Medan, Selasa (2/6/2026), Thailand U-19 dan Malaysia U-19 sama-sama meraih kemenangan meyakinkan atas lawan-lawannya masing-masing. Meski pertandingan berlangsung tanpa kehadiran penonton, tensi dan kualitas permainan yang ditampilkan kedua tim tetap mampu mencuri perhatian.

Thailand U-19 tampil sebagai tim paling mengesankan pada laga pembuka Grup B. Tim berjuluk Young War Elephants itu memperlihatkan kualitas, kedalaman skuad, serta efektivitas serangan yang luar biasa saat melumat Brunei Darussalam U-19 dengan skor telak 9-0.
Sejak menit-menit awal pertandingan, Thailand langsung menguasai jalannya laga. Brunei Darussalam dipaksa bertahan hampir sepanjang pertandingan akibat gempuran tanpa henti yang dilancarkan para pemain Thailand. Dominasi tersebut mulai membuahkan hasil ketika I. Tippanet membuka keunggulan pada menit ke-7.
Setelah gol pembuka, Thailand semakin sulit dihentikan. P. Buransuk tampil gemilang dengan mencetak hattrick pada menit ke-24, 27, dan 37.
Ketajaman lini depan Thailand membuat pertahanan Brunei porak-poranda dan kesulitan mengembangkan permainan.
Menjelang turun minum, Thailand memperoleh hadiah penalti yang sukses dieksekusi P. Kongsri pada menit ke-41. Gol tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan telak 5-0 bagi Thailand. Memasuki babak kedua, Young War Elephants tidak mengendurkan tekanan.
Siwakorn Ponsan mencetak dua gol cepat pada menit ke-50 dan 53 untuk memperbesar keunggulan. Thailand kemudian menambah dua gol lagi melalui Kongnat Thuamthongdee pada menit ke-69 dan Natthakit Phosri pada menit ke-89, sekaligus memastikan kemenangan fantastis 9-0.
Di pertandingan lainnya yang digelar di stadion yang sama, Malaysia U-19 juga menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat kuat lolos ke semifinal. Harimau Malaya Muda berhasil menundukkan Singapura U-19 dengan skor meyakinkan 3-0. Malaysia tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Arif Aiman Za’aba membuka keunggulan pada menit ke-21 dan membuat permainan Malaysia semakin percaya diri. Keunggulan kemudian bertambah menjadi 2-0 setelah Abid Safaraz mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-40.
Di babak kedua, Singapura berusaha bangkit untuk memperkecil ketertinggalan. Namun kokohnya pertahanan Malaysia membuat setiap serangan lawan mampu diredam dengan baik.
Sebaliknya, Malaysia kembali mencetak gol pada menit ke-62 untuk mengunci kemenangan sekaligus mengamankan tiga poin perdana.
Kemenangan besar yang diraih Thailand dan Malaysia membuat kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin pada klasemen sementara Grup B. Namun Thailand berhak menempati posisi puncak berkat selisih gol yang sangat mencolok, yakni +9, sementara Malaysia berada di peringkat kedua dengan selisih gol +3.
Hasil pertandingan perdana ini menjadi sinyal kuat bahwa Thailand dan Malaysia akan menjadi dua kekuatan utama dalam persaingan Grup B. Jika mampu mempertahankan performa impresif tersebut, pertemuan kedua tim pada laga penentuan fase grup berpotensi menjadi duel panas yang akan menentukan status juara grup sekaligus salah satu pertandingan paling bergengsi di ASEAN U-19 Boys Championship 2026.
(Dodi Rikardo Sembiring)







