Ketum GNM Irena Sinaga: Hardiknas Bukan Seremoni, Tapi Titik Refleksi Pendidikan Nasional

0
462

Medan | GeberNews.com – Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Garda Nusantara Mandiri (GNM), Irena Sinaga, SH, menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap 2 Mei harus menjadi momentum refleksi, bukan sekadar perayaan simbolis. Hal ini disampaikannya dalam keterangan pers kepada wartawan, Jumat (2/5/2025).

Menurut Irena, yang akrab disapa Iren, Hardiknas menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk menilai sejauh mana pendidikan di Indonesia telah menjawab tantangan zaman.

“Hardiknas adalah momen refleksi untuk mengevaluasi sejauh mana sistem pendidikan mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Irena menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Anak-anak bukan hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai moral dan kebangsaan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi para guru di seluruh penjuru negeri yang tetap mengabdi dengan penuh dedikasi, meski menghadapi berbagai keterbatasan.

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sering terlupakan. Pemerintah harus memberi perhatian serius terhadap kesejahteraan dan pengembangan kapasitas guru,” kata Irena.

Sebagai Ketum GNM, Irena menegaskan bahwa organisasinya berkomitmen mendorong transformasi pendidikan, terutama di daerah tertinggal dan terpencil.

“GNM akan terus berkontribusi dalam membangun pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan. Pendidikan adalah pondasi bagi bangsa yang kuat, mandiri, dan bermartabat,” pungkasnya.

Dodi Rikardo Sembiring

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini