

Langkat | GeberNews.com – Bentuk kepedulian nyata kembali ditunjukkan Polres Langkat bersama Baznas Kabupaten Langkat melalui program Bedah Rumah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke tujuh puluh sembilan tahun ini.
Kali ini, perhatian itu diberikan kepada Ibu Jami’ah, seorang janda berusia sekitar 70 tahun yang tinggal di Dusun II Kebun Kacang, Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Pada Selasa, 17 Juni 2025, peletakan batu pertama pun dilakukan di atas lahan rumah lamanya yang hangus terbakar dua bulan lalu.
Sejak peristiwa kebakaran itu, Ibu Jami’ah hanya bisa menumpang di rumah warga sekitar. Meski telah kehilangan rumah, ia tetap bekerja keras dengan menganyam lidi dari pelepah sawit untuk dijual sebagai sapu.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan alasan pemilihan rumah Ibu Jami’ah sebagai sasaran program.
“Kami memilih beliau karena kisah hidupnya menunjukkan ketangguhan. Meski sudah lanjut usia dan mengalami musibah, beliau tetap bekerja keras. Inilah bentuk kehadiran kami sebagai pelayan kemanusiaan, bukan hanya penegak hukum,” ungkapnya.
Setiap hari, Ibu Jami’ah hanya mampu menjual sekitar tiga hingga empat kilogram lidi dengan harga Rp4.800 per kilogram. Hidup dalam kesederhanaan, ia juga menanggung duka karena telah kehilangan dua dari delapan anaknya akibat sakit.
Lewat program Bedah Rumah ini, harapan baru pun hadir. Bukan hanya sekadar bangunan fisik, rumah itu menjadi simbol kehadiran negara bagi rakyat kecil yang membutuhkan.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan semangat “satu hari satu kebaikan” yang terus digelorakan oleh Polres Langkat, bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama bisa membawa perubahan besar bagi mereka yang layak dibantu.
(Dodi Suara Prananta)








