Universitas Battuta Dan PW MIO Indonesia Sumut Jajaki Kerja Sama, Siapkan Pelatihan Jurnalistik Bagi Mahasiswa

Berita20 Dilihat
banner 468x60

Universitas Battuta Dan PW MIO Indonesia Sumut Jajaki Kerja Sama, Siapkan Pelatihan Jurnalistik Bagi Mahasiswa

MEDAN | GeberNews.com – Memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan insan pers menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di tengah pesatnya perkembangan informasi digital. Semangat tersebut tercermin dalam penjajakan kerja sama antara Universitas Battuta dan Pimpinan Wilayah (PW) Media Independen Online (MIO) Indonesia Sumatera Utara.

banner 336x280

Penjajakan kolaborasi di bidang informasi, komunikasi, pendidikan, dan pengembangan literasi media tersebut berlangsung di ruang kerja Rektor Universitas Battuta, Medan, Kamis (5/11/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak.

Rektor Universitas Battuta, Dr. Evri Ekadiansyah, M.Kom., menerima langsung kunjungan jajaran pengurus PW MIO Indonesia Sumut. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua PW MIO Indonesia Sumut Fajar Trihatya, S.E., Sekretaris Jenderal Rusli, S.E., S.H., M.H., C.Neg., serta Bendahara Umum H. Risvande Lubis.

Ketua PW MIO Indonesia Sumut, Fajar Trihatya, mengatakan bahwa rencana kerja sama tersebut tidak sekadar membangun komunikasi antarlembaga, tetapi juga diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan peningkatan literasi media di kalangan mahasiswa.

Menurut Fajar, MIO Indonesia Sumut siap mendukung sosialisasi Universitas Battuta kepada masyarakat sekaligus berkontribusi dalam pelaksanaan berbagai program edukasi, termasuk pelatihan jurnalistik bagi mahasiswa.

“Pelatihan jurnalistik sangat penting untuk membekali mahasiswa agar mampu mengolah informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Di tengah derasnya arus informasi digital, mahasiswa harus memiliki kemampuan memilah fakta, mengenali informasi keliru, serta menyampaikan gagasan secara jelas,” ujar Fajar.

Ia menegaskan, jurnalistik bukan sekadar aktivitas menulis dan menyampaikan berita. Lebih dari itu, jurnalistik merupakan proses mencari, memeriksa, mengolah, dan menyajikan informasi berdasarkan fakta dengan mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, serta etika.

Kemampuan tersebut, lanjutnya, sangat dibutuhkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, baik bidang pendidikan, kesehatan, penelitian, aktivitas sosial maupun kewirausahaan.

Dengan bekal literasi media yang baik, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi penyampai informasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Rektor Universitas Battuta, Dr. Evri Ekadiansyah, M.Kom., menyambut positif penjajakan kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa Universitas Battuta telah beroperasi sejak 2019 dan saat ini memiliki hampir 2.000 mahasiswa.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menunjang kenyamanan proses akademik, Universitas Battuta juga tengah membangun gedung sembilan lantai yang dirancang untuk mendukung pengembangan fasilitas kampus.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal PW MIO Indonesia Sumut, Rusli, menyampaikan kesediaannya untuk turut berkontribusi dalam pengembangan dunia pendidikan, termasuk melalui rencana mengajar di Universitas Battuta.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi fondasi awal terbangunnya kolaborasi yang produktif antara perguruan tinggi dan organisasi media. Sinergi ini dinilai memiliki potensi besar dalam menghadirkan program pendidikan yang lebih aplikatif, memperluas wawasan mahasiswa, serta meningkatkan kemampuan menghadapi tantangan era digital.

Rencana kerja sama tersebut selanjutnya akan dibahas secara lebih terperinci dan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan pelaksanaan berbagai program kolaborasi.

Melalui kerja sama ini, Universitas Battuta dan PW MIO Indonesia Sumut diharapkan dapat mengambil peran bersama dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kecakapan komunikasi, pemahaman jurnalistik, serta kesadaran terhadap pentingnya informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya.

(Dodi Rikardo Sembiring)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *