Dinilai Tutup Mata, Pemakaman Kristen Padang Bulan Terbengkalai, DPP GNM Sumut Layangkan Teguran

0
96

Medan | GeberNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan kembali menjadi sorotan tajam akibat buruknya pengelolaan fasilitas publik.

Pemakaman Umum Kristen Padang Bulan yang terletak di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, dilaporkan dalam kondisi rusak, kumuh, dan terbengkalai dalam waktu lama tanpa penanganan serius.

Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya komitmen Pemkot Medan dalam memberikan pelayanan publik yang layak, bermartabat, dan berkeadilan.

Sorotan keras tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Garda Nusantara Madani (GNM) Sumatera Utara (Sumut), Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos.

Ia menilai Pemkot Medan, khususnya Dinas Pertamanan telah lalai dan abai dalam menjalankan tanggung jawabnya terhadap fasilitas publik yang menyangkut nilai kemanusiaan serta penghormatan terakhir bagi warga yang telah meninggal dunia.

Menurut Dodi, kondisi Pemakaman Umum Kristen Padang Bulan menunjukkan adanya pembiaran nyata.

Sejumlah persoalan tampak jelas di lapangan, mulai dari area pemakaman yang tidak terawat, rumput liar yang menutup makam, minimnya fasilitas kebersihan, penerangan yang buruk, hingga akses jalan yang rusak dan menyulitkan peziarah.

“Pemakaman umum bukan persoalan sepele. Ini menyangkut martabat manusia dan penghormatan terakhir bagi warga.

Jika fasilitas seperti ini dibiarkan rusak dan terbengkalai, itu menandakan kegagalan pemerintah dalam menghormati warganya sendiri,” tegas Dodi.

Ia mengungkapkan, DPP GNM Sumut dalam waktu dekat akan melayangkan surat resmi kepada Dinas Pertamanan Pemkot Medan.

Surat tersebut berisi teguran keras sekaligus tuntutan agar dilakukan penataan menyeluruh terhadap pemakaman, meliputi perbaikan kebersihan, penerangan, akses jalan, serta pengelolaan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Pernyataan tersebut disampaikan Dodi Rikardo Sembiring saat ditemui di kawasan Jalan Jamin Ginting, Medan.

Ia menegaskan, DPP GNM Sumut akan terus mengawal persoalan ini secara serius dan tidak menutup kemungkinan membawa isu tersebut ke ruang publik yang lebih luas apabila Pemkot Medan tetap memilih diam dan tidak mengambil langkah konkret.

Tim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini