Himbauan Ketum Purbaya Indonesia: Rebut Kekuasaan atau Tersingkir, Rakernas Jadi Penentuan Arah Bangsa

0
86

Medan | GeberNews.com – Himbauan Ketua Umum (Ketum) Purbaya Indonesia: Rebut kekuasaan atau tersingkir, Rakernas jadi penentuan arah bangsa. Seruan keras ini disampaikan Ketua Umum DPP Purbaya Indonesia, (Assoc) Prof. Dr. Ali Yusran Gea, S.H., M.Kn., M.H., dari Medan, Jumat, 6 Februari 2026, kepada seluruh jajaran pengurus dan kader agar tidak melemah menghadapi pertarungan politik ke depan dan menjadikan Rakernas sebagai titik balik konsolidasi total.

Ali Yusran Gea menegaskan, Rakernas bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan forum strategis untuk mengunci arah perjuangan dan mempertegas target merebut kekuasaan demi perubahan nyata bagi rakyat. Ia mengingatkan bahwa tanpa keberanian mengambil posisi dan kekuatan politik, gagasan perubahan hanya akan menjadi slogan kosong tanpa dampak.

Menurutnya, situasi bangsa saat ini membutuhkan keberanian moral dan kekuatan organisasi yang solid. Ia mendorong seluruh struktur DPP dan DPD agar menghentikan perpecahan kecil, meninggalkan ego sektoral, dan fokus membangun barisan yang disiplin serta terukur. Rakernas disebutnya sebagai momentum sakral untuk menyatukan visi, memperkeras strategi, dan mengubah energi kader menjadi daya tekan politik yang nyata.

Ia juga menegaskan bahwa Purbaya Indonesia tidak boleh diposisikan hanya sebagai organisasi pelengkap demokrasi. Purbaya Indonesia, katanya, harus tampil sebagai garda terdepan perubahan, dengan agenda tegas memberantas korupsi, menekan penyalahgunaan kekuasaan, dan mendorong tegaknya hukum tanpa tebang pilih. Jika tidak berani merebut kendali, maka organisasi hanya akan menjadi penonton dalam arus besar penentuan nasib bangsa.

Dalam himbauannya, Ali Yusran Gea turut menyoroti peran Purbaya Yudi Sadewa sebagai pembina dan figur panutan utama gerakan. Ia menyebut kepemimpinan yang visioner dan tegas sebagai syarat mutlak untuk memimpin gelombang perubahan, sekaligus menjadi simbol harapan bagi arah baru Indonesia yang lebih berani dan bersih.

Seruan penutup disampaikan tanpa kompromi. Seluruh kader diminta menjaga kesehatan, memperkuat soliditas, memperluas pengaruh hingga ke basis rakyat, dan tidak ragu menyuarakan agenda perubahan. Pesannya lugas, perjuangan tidak boleh setengah hati, kemenangan tidak datang kepada barisan yang ragu.

Rakernas Purbaya Indonesia yang akan digelar dalam waktu dekat dipastikan menjadi panggung uji kekuatan organisasi. Di sanalah arah, strategi, dan keberanian politik akan ditentukan. Jika barisan solid, perubahan bisa dipaksa lahir. Jika lengah, peluang akan direbut pihak lain.

Dodi Rikardo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini