Bau Busuk Peternakan Ayam Ganggu Warga, Pemilik diduga Tak Indahkan Protes

0
95

GeberNews.com | Deliserdang — Warga BPRPI Klambir Lima Pasar V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, mengeluhkan bau busuk menyengat yang diduga berasal dari aktivitas peternakan ayam di dekat permukiman. Warga juga menduga pemilik usaha tidak mengindahkan protes yang telah disampaikan.

Keluhan muncul akibat dugaan buruknya pengelolaan kebersihan di lokasi peternakan, termasuk indikasi bangkai ayam yang tidak ditangani dengan baik sehingga menimbulkan aroma tidak sedap dan mengganggu lingkungan.

Warga mengaku kondisi tersebut telah berlangsung lama tanpa penanganan yang jelas. Bau menyengat disebut semakin terasa pada waktu tertentu dan berdampak pada aktivitas sehari-hari.

“Baunya sangat menyengat, apalagi malam hari. Kami khawatir ini bisa berdampak ke kesehatan,” ujar Sulaiman, warga setempat.

Pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, warga sempat mendatangi pemilik peternakan ayam untuk menyampaikan keluhan secara langsung. Namun, warga menduga tidak ada tindak lanjut serius atas protes tersebut.

“Kami sudah datang langsung, tapi sampai sekarang belum ada perubahan,” kata warga lainnya.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan potensi munculnya penyakit, termasuk risiko wabah seperti flu burung akibat sanitasi lingkungan yang dinilai tidak memadai.

Warga mendesak instansi berwenang, khususnya dinas peternakan dan kesehatan hewan, untuk segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan serta mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

“Jangan sampai ini dibiarkan. Kalau tidak ditangani, bisa jadi sumber penyakit bagi warga,” ujarnya pada awak media ini pada Kamis, 2 April 2026 siang.

Selain itu, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Deliserdang memberikan sanksi tegas kepada pengelola peternakan jika terbukti melanggar aturan, terutama terkait pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan.

Sampai berita ini diturunkan ke meja redaksi, belum ada jawaban atau keterangan resmi dari pihak pengusaha peternakan ayam terkait keluhan warga tersebut.

Tim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini