

Deli Serdang I GeberNews.com-Perayaan Maha Puja Panguni Uthiram Tahun 2026 di Kuil Shri Thendayudhabani, Lubuk Pakam, menjadi memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Deli Serdang.
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman saat menghadiri perayaan tersebut, Rabu malam (1/4/2026).
Menurutnya, perayaan hari suci keagamaan tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga memiliki makna sosial yang kuat dalam mempererat kebersamaan masyarakat.
Melalui perayaan ini diharapkan lahir insan yang berbudi pekerti luhur, penuh kasih, serta mampu menciptakan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, agar seluruh masyarakat terus menjunjung tinggi kebebasan beribadah serta memperkuat semangat toleransi.
Data Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mencatat, saat ini terdapat 2.985 umat Hindu dengan 26 rumah ibadah, termasuk 21 kuil yang tersebar di wilayah tersebut. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan dan budaya sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan lintas suku dan agama.
Selamat merayakan Hari Suci Panguni Uthiram. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkahi kita semua,” ucapnya.
Sementara itu, Pembina Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, Eli Rosa Tarigan, menyampaikan bahwa Panguni Uthiram bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan memiliki nilai spiritual yang mendalam.
Ia mengajak umat Hindu untuk merayakan hari suci tersebut dengan penuh kedamaian serta terus menjaga keharmonisan antarumat beragama.
Senada, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Deli Serdang, Yanras, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendukung program pembangunan daerah sekaligus menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Perayaan berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh agama Hindu, unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, serta masyarakat lintas agama.
(Drong)








