Partai Buruh Sumut Tetapkan Yetti Dumasari sebagai Plt Bendahara, Tegaskan Tak Kekurangan Kader

0
38

Deli Serdang / GeberNews.com – Partai Buruh Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan tetap solid dan fokus mempersiapkan diri menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual sebagai syarat menjadi peserta Pemilu 2029.

Dalam konsolidasi yang digelar di Deli Serdang, Jumat (3/7/2026), Partai Buruh Sumut juga mengumumkan penunjukan Yetti Dumasari sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bendahara menggantikan Sri Astuti yang telah mengundurkan diri.

Ketua Exco Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo, didampingi Sekretaris Ijon Tuah Hamonangan Purba serta jajaran pengurus Exco kabupaten/kota se-Sumut, menegaskan bahwa pergantian pengurus tidak akan mengganggu kinerja organisasi.

“Pada prinsipnya Partai Buruh Sumut tetap solid dan kompak dalam mempersiapkan diri agar dapat lolos sebagai peserta Pemilu 2029,” ujar Willy.

Menanggapi pemberitaan mengenai mundurnya sejumlah kader Partai Buruh di Sumut, Willy menilai hal tersebut merupakan dinamika yang lazim terjadi dalam organisasi politik, terutama bagi partai yang baru mengikuti kontestasi Pemilu 2024.

Menurutnya, Partai Buruh memiliki sumber daya kader yang cukup karena didukung oleh 10 organisasi inisiator berskala nasional.

“Kami tidak kekurangan kader. Ada 10 organisasi inisiator besar di Indonesia. Jika ada yang mengundurkan diri, kami telah menyiapkan penggantinya. Partai ini akan terus bergerak untuk mewujudkan cita-cita membangun welfare state atau negara kesejahteraan,” katanya.

Willy menambahkan, posisi bendahara kini telah terisi sehingga roda organisasi dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Intinya, kami sudah memiliki bendahara baru dan siap menjalankan tugas-tugas organisasi di Partai Buruh Sumut,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Willy juga mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta tidak mudah terprovokasi oleh isu adu domba maupun informasi bohong (hoaks) yang kerap muncul di tengah dinamika politik.

“Jangan mau diadu domba. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan. NKRI adalah harga mati. Semoga ke depan kita dapat bersama-sama berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” tuturnya.

Kegiatan konsolidasi dan konferensi pers tersebut turut dihadiri perwakilan organisasi pendiri Partai Buruh yang berasal dari berbagai elemen, antara lain serikat pekerja dan serikat buruh di Sumatera Utara, Serikat Petani Indonesia (SPI), organisasi mahasiswa, komunitas pengemudi ojek online, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

(Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini