K.H. Zulfikar Hajar Ajak Masyarakat Sumut Perkuat Persaudaraan dan Jaga Kondusivitas Daerah

0
24

Medan | GeberNews.com – Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Jabal Noor, K.H. Zulfikar Hajar, Lc., mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumatera Utara untuk terus memperkuat persaudaraan lintas suku, budaya, dan agama demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ajakan tersebut disampaikan K.H. Zulfikar Hajar saat memberikan pernyataan di kediamannya di Jalan Ngalengko No. 13, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Jumat (3/7/2026).

Dalam keterangannya, ia mengatakan bahwa Sumatera Utara merupakan daerah yang dianugerahi Allah SWT dengan keberagaman suku, budaya, dan agama. Menurutnya, keberagaman tersebut merupakan sunnatullah yang harus dijaga dan disyukuri bersama.

“Sumatera Utara adalah tanah yang diberkahi dengan keberagaman. Perbedaan yang kita miliki merupakan anugerah dari Allah SWT yang harus dijaga sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan suasana yang aman dan damai sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Menurutnya, keamanan merupakan fondasi utama dalam menjalankan ibadah dan membangun kehidupan bermasyarakat.

Mengutip sebuah hadis Rasulullah SAW, K.H. Zulfikar Hajar menyampaikan bahwa seseorang yang bangun di pagi hari dalam keadaan aman, sehat, dan memiliki kecukupan untuk hari itu, seolah-olah telah memperoleh seluruh kenikmatan dunia.

Karena itu, ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan maupun pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Zulfikar Hajar mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk memperkuat ukhuwah dalam berbagai aspek, baik Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan sesama anak bangsa), maupun Ukhuwah Basyariyah (persaudaraan sesama umat manusia).

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pandangan politik maupun isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial dengan menerapkan prinsip tabayyun, yakni melakukan konfirmasi atau cek fakta sebelum menyebarkan informasi.

“Jauhilah fitnah, ghibah, berita bohong (hoaks), serta ujaran kebencian yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat,” pesannya.

K.H. Zulfikar Hajar juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga situasi keamanan. Menurutnya, apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, masyarakat diharapkan melaporkannya melalui mekanisme yang benar dan sesuai dengan ketentuan hukum.

Di akhir pernyataannya, ia berharap Sumatera Utara tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.

“Mari kita jadikan Sumatera Utara sebagai rumah bersama yang aman, teduh, dan penuh berkah bagi siapa pun yang tinggal di dalamnya. Semoga Allah SWT senantiasa meridai ikhtiar kita, menjaga negeri ini, serta melimpahkan kedamaian dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara,” tutupnya.

(Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini