MEDAN | GeberNews.com — Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI PDI Perjuangan Kota Medan yang digelar di Tiara Convention Hotel, Selasa (25/8/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan langkah kader, serta memperkokoh soliditas struktur partai di Kota Medan.


Kegiatan tersebut dipimpin Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, SE, dan dihadiri jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, DPC PDI Perjuangan Kota Medan, serta sejumlah anggota DPRD dari PDI Perjuangan.
Musancab VI juga dihadiri jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 21 kecamatan se-Kota Medan. Masing-masing struktur PAC terdiri dari Ketua, delapan Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara.
Kehadiran jajaran pengurus dari berbagai tingkatan tersebut menunjukkan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan visi, memperkuat komunikasi dan memastikan seluruh struktur partai dapat bergerak secara terkoordinasi.
Hasyim Tekankan Kebersamaan dan Soliditas
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, SE, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, disiplin dan soliditas seluruh jajaran partai.
Menurutnya, konsolidasi organisasi diperlukan untuk memastikan seluruh kader memiliki visi, semangat dan komitmen yang sama dalam menjalankan roda organisasi serta memperkuat kerja-kerja partai di tengah masyarakat.
Kehadiran pengurus PAC dari 21 kecamatan menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Dengan struktur yang lengkap, komunikasi antara DPC dan PAC diharapkan semakin efektif sehingga berbagai program dan kebijakan organisasi dapat diterjemahkan hingga tingkat kecamatan dan akar rumput.
Musancab juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarpengurus sekaligus memastikan setiap unsur kepengurusan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Struktur PAC yang terdiri dari Ketua, delapan Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara diharapkan mampu menjadi kekuatan organisasi yang bekerja secara kolektif.
Sutarto: Soliditas Kader Jadi Kekuatan Hadapi Agenda Politik
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutarto, menekankan pentingnya menjaga kekompakan kader dan memperkuat struktur organisasi dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Menurut Sutarto, konsolidasi harus dilakukan secara berkesinambungan agar seluruh kader tetap solid, kompak dan mampu menjalankan fungsi organisasi secara maksimal.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan basis kerakyatan melalui struktur partai hingga tingkat ranting dan anak ranting.
Pesan tersebut menjadi relevan dalam Musancab VI PDI Perjuangan Kota Medan. Dengan hadirnya jajaran PAC dari 21 kecamatan, konsolidasi diharapkan mampu memperkuat basis organisasi sekaligus meningkatkan koordinasi antara DPC dengan jajaran di tingkat kecamatan.
Soliditas tersebut juga menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.
Muhammad Affan: Musancab Bagian dari Konsolidasi Kerakyatan
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Muhammad Affan, SS, menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda untuk membentuk atau menyusun kepengurusan, tetapi merupakan bagian dari proses membangun konsolidasi kerakyatan.
Menurut Affan, PAC memiliki posisi strategis karena berada lebih dekat dengan masyarakat. Karena itu, pengurus PAC diharapkan mampu menjalankan organisasi sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing.
Affan juga mengingatkan bahwa menjadi bagian dari kepengurusan partai bukan sekadar persoalan jabatan, melainkan amanah untuk bekerja dan memberikan kontribusi nyata.
Semangat tersebut diharapkan diterapkan seluruh jajaran PAC PDI Perjuangan Kota Medan yang berasal dari 21 kecamatan.
Dengan struktur kepengurusan yang terdiri dari Ketua, delapan Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara, seluruh unsur PAC diharapkan dapat berbagi tugas dan bekerja secara kolektif untuk memperkuat organisasi.
Dirangkai Maulid Nabi Muhammad SAW
Selain agenda konsolidasi organisasi, Musancab VI PDI Perjuangan Kota Medan juga dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarkader sekaligus mengambil nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, seperti persatuan, kepedulian, kejujuran, kebersamaan dan semangat pengabdian.
Perpaduan agenda organisasi dengan peringatan Maulid Nabi memberikan nuansa tersendiri dalam pelaksanaan Musancab VI.
Para kader tidak hanya diajak memperkuat struktur dan konsolidasi organisasi, tetapi juga diingatkan mengenai pentingnya menjaga persaudaraan dan kebersamaan.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam menjaga soliditas internal organisasi, terutama di tengah dinamika politik dan kehidupan sosial masyarakat yang terus berkembang.
Dihadiri Jajaran PDIP Sumut, Medan dan Anggota DPRD
Kehadiran jajaran pengurus PDI Perjuangan Sumatera Utara dan PDI Perjuangan Kota Medan, serta sejumlah anggota DPRD dari PDI Perjuangan, semakin memperkuat nuansa konsolidasi dalam kegiatan tersebut.
Pertemuan antara struktur partai dengan para anggota legislatif dari PDI Perjuangan juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara kerja-kerja organisasi dengan kerja politik dan fungsi representasi di lembaga legislatif.
Sinergi tersebut diharapkan membuat aspirasi masyarakat yang dihimpun struktur partai di tingkat bawah dapat terus dikomunikasikan dan diperjuangkan melalui jalur-jalur yang tersedia.
Konsolidasi Harus Berujung Kerja Nyata
Musancab VI PDI Perjuangan Kota Medan pada akhirnya diharapkan tidak berhenti sebagai agenda formal organisasi.
Konsolidasi harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, baik dalam memperkuat struktur partai, membangun komunikasi dengan masyarakat maupun menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Kehadiran pengurus PAC dari 21 kecamatan dengan struktur Ketua, delapan Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara menjadi modal organisasi untuk membangun kerja kolektif di setiap wilayah.
Pesan yang disampaikan Hasyim, Sutarto dan Muhammad Affan memiliki benang merah yang sama, yakni pentingnya soliditas, konsolidasi, penguatan struktur serta kedekatan kader dengan masyarakat.
Dengan semakin kuatnya koordinasi antara DPC, PAC, jajaran PDI Perjuangan Sumatera Utara, anggota DPRD dari PDI Perjuangan dan seluruh kader, PDI Perjuangan Kota Medan diharapkan semakin siap menjalankan agenda organisasi sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Musancab VI pun menjadi momentum untuk memperteguh kembali semangat kebersamaan seluruh kader PDI Perjuangan Kota Medan dalam menjaga organisasi tetap solid, kompak dan mampu bergerak secara terarah.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh jajaran PDI Perjuangan Kota Medan senantiasa diberikan kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah organisasi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Medan.
(Kawar)






