Johan Merdeka Tegaskan MON Sumut Bukan Organisasi Seremonial, Siap Cetak Wartawan Profesional Menulis

0
40

MEDAN | GeberNews.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Media Online Nasional (MON) Sumatera Utara, Johan Merdeka, menegaskan komitmennya membawa organisasi yang dipimpinnya menjadi wadah yang aktif, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi insan pers di Sumatera Utara.Hal itu disampaikannya saat wawancara dengan awak media pada Minggu, 12 Juli 2026, di salah satu kafe di Jalan H.H. Jhoni, Kota Medan.Menurut Johan, MON Sumut tidak boleh menjadi organisasi yang hanya hidup saat pelantikan atau kegiatan seremonial semata.

Sebaliknya, organisasi harus mampu menjadi rumah besar bagi media online yang mengedepankan profesionalisme, independensi, serta berkomitmen menyajikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.”Sudah saatnya organisasi media meninggalkan pola lama yang hanya aktif saat pelantikan atau kegiatan seremonial.

MON Sumut harus bekerja nyata, turun langsung ke lapangan, mendengar kebutuhan anggota, memperkuat kapasitas wartawan, dan membangun ekosistem media yang sehat, independen, serta bertanggung jawab,” ujar Johan.Ia menjelaskan, program kerja DPD MON Sumut ke depan akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan jurnalistik, pendidikan etika profesi, penguatan kompetensi digital, serta pemahaman hukum pers agar setiap wartawan mampu menjalankan tugasnya secara profesional.Selain itu, pihaknya akan melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh Sumatera Utara.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat jaringan organisasi sekaligus mempererat solidaritas antaranggota dalam menghadapi tantangan industri media digital yang semakin kompetitif. Menurut Johan, derasnya arus informasi di era digital menuntut media online untuk semakin profesional. Pers tidak boleh hanya mengutamakan kecepatan, tetapi juga harus menjunjung tinggi akurasi, keberimbangan, dan verifikasi agar mampu menjadi sumber informasi yang dipercaya masyarakat.”

Media memiliki tanggung jawab moral menjaga kualitas informasi. Di tengah maraknya hoaks dan disinformasi, wartawan harus menjadi garda terdepan dalam menghadirkan berita yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan publik adalah modal utama yang harus dijaga,” tegasnya.Johan juga menegaskan bahwa MON Sumut akan membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Namun, ia memastikan kemitraan tersebut tidak akan mengurangi independensi pers sebagai salah satu pilar demokrasi.”Sinergi bukan berarti kehilangan sikap kritis. Media tetap harus menjadi kontrol sosial yang objektif, menyampaikan kritik yang membangun, mengawal jalannya pembangunan, sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” katanya.Lebih lanjut, Johan berharap MON Sumut mampu menjadi organisasi yang benar-benar memperjuangkan kepentingan anggotanya, baik melalui peningkatan kompetensi, perlindungan profesi, maupun pembukaan ruang kolaborasi yang sehat di antara media online.”Keberhasilan organisasi bukan diukur dari banyaknya kegiatan seremonial atau baliho yang dipasang.

Ukurannya adalah sejauh mana organisasi mampu melahirkan wartawan yang profesional, menjaga marwah profesi, memperjuangkan kebebasan pers yang bertanggung jawab, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Itulah arah perjuangan DPD MON Sumut ke depan,” tutup Johan Merdeka.(Dodi Rikardo Sembiring)

Johan Merdeka menegaskan bahwa DPD MON Sumut berkomitmen untuk bukan sekadar organisasi seremonial, tetapi berfokus pada peningkatan kualitas wartawan. Kami bertekad untuk mencetak wartawan profesional yang mampu menyampaikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab, ujarnya. MON Sumut akan menyediakan pelatihan dan program pengembangan bagi anggota, serta memperkuat jaringan kerja sama antar media. Dengan demikian, diharapkan MON Sumut dapat memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan ekosistem pers yang sehat dan berdaya saing.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini