Hardiknas 2026: Pendidikan Harus Jadi Kekuatan Utama, Budi Anthoni Sinaga Tekankan Peran Strategis Guru dan Generasi Muda

0
21

GeberNews.com | Medan — Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Sabtu, 2 Mei 2026, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Pemuda Indonesia Emas (GPIE), Budi Anthoni Sinaga, menyampaikan ucapan selamat yang sarat makna, sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.

Ucapan tersebut ditujukan kepada seluruh anak bangsa, khususnya para guru dan tenaga pendidik yang selama ini konsisten mengabdikan diri dengan dedikasi tinggi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan peradaban dan kunci kesejahteraan masa depan. Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para guru dan pendidik yang dengan ketulusan serta pengorbanan telah menuntun dan mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan kompeten,” tegas Budi Anthoni Sinaga pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Medan.

Dalam pernyataannya, Budi menekankan bahwa kekuatan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, yang hanya bisa dibentuk melalui sistem pendidikan yang kuat, berintegritas, dan berkelanjutan.

Menurutnya, peran guru tidak sekadar sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pilar utama dalam membangun karakter, moral, dan daya saing generasi muda di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Dedikasi Bapak dan Ibu Guru adalah investasi terbesar bagi bangsa. Ilmu yang diberikan bukan hanya bekal hidup, tetapi cahaya yang menerangi masa depan. Tanpa guru, tidak akan lahir generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju kemajuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh generasi muda untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan dalam menuntut ilmu. Ia menegaskan bahwa semangat belajar, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus berkembang menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan di era modern.

“Kami mengajak seluruh anak bangsa untuk terus bersemangat menuntut ilmu, memperluas wawasan, dan mengasah kompetensi. Generasi muda harus siap menjadi pelaku perubahan, bukan hanya penonton di negeri sendiri,” katanya.

Momentum Hardiknas 2026 ini, lanjut Budi, harus dijadikan sebagai titik penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja, agar tercipta kesinambungan dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap terjun dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat.

Ia berharap semangat belajar dan mengajar terus tumbuh dan menjadi budaya yang mengakar di seluruh lapisan masyarakat, demi terwujudnya Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah masa depan bangsa. Jika pendidikan kuat, maka Indonesia akan berdiri kokoh sebagai negara besar yang disegani,” pungkasnya.

(Adel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini