Kapolda Sumut Ingatkan Bahaya Distorsi Informasi AI, Ajak Media Jaga Ruang Publik yang Sehat

0
133

Medan | GeberNews.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menjalin silaturahmi dengan ratusan jurnalis dan penggiat media dalam acara bertajuk Silaturahmi Bersama Insan Pers, Kamis (5/6/2025) di Aula Tribrata Mapolda Sumut. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi strategis jelang Hari Raya Idul Adha, sekaligus memperkuat komitmen bersama melawan penyebaran informasi menyesatkan.

Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., Wakapolda Brigjen Pol Ronny Samanta Tarigan, serta seluruh Pejabat Utama dan jajaran dari Bid Humas dan Penmas Polda Sumut. Sebanyak 177 media dari berbagai organisasi dan platform, termasuk PWI, SMSI, JMSI, IJTI, dan PFI, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutan pembuka, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan media bukan sekadar hubungan formal, tetapi kemitraan yang berlandaskan tanggung jawab bersama menjaga keamanan dan membangun kepercayaan publik.

“Media memiliki kekuatan untuk mencerdaskan atau mencemarkan. Di sinilah pentingnya peran jurnalistik yang berimbang, akurat, dan bermoral,” tegas Ferry.

Sementara itu, Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik, S.E., menekankan urgensi etika jurnalistik di tengah arus informasi digital yang makin tak terbendung. Ia menyerukan agar setiap insan pers menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan fungsinya sebagai pengawas kekuasaan dan pelayan publik.

Sorotan tajam datang dari Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan, yang secara khusus mengangkat isu krusial tentang penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam produksi informasi. Ia menilai bahwa kemajuan teknologi tidak selalu sejalan dengan kebenaran, apalagi jika dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“AI adalah alat canggih yang bisa menciptakan narasi. Tapi jika digunakan tanpa etika, ia dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang benar. Di sinilah media harus hadir sebagai penyejuk, bukan provokator,” ujar Kapolda.

Lebih jauh, Kapolda menegaskan bahwa sinergitas antara Polri dan media bukan bentuk kontrol atas pemberitaan, melainkan kerja sama strategis untuk menciptakan ruang informasi yang sehat, edukatif, dan berpihak pada kebenaran.

Acara berlangsung dalam suasana akrab dan hangat. Selain sesi dialog terbuka, panitia juga membagikan sejumlah doorprize sebagai bentuk penghargaan kepada para jurnalis yang hadir.

Silaturahmi ini bukan sekadar simbolik. Ini adalah bagian dari langkah konkret Polda Sumut dalam menjaga transparansi dan membuka ruang komunikasi dua arah bersama insan pers demi kemajuan informasi publik yang bertanggung jawab di wilayah hukum Sumatera Utara.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini