

Medan | GeberNews.com – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TKN Kompas Nusantara sekaligus Ketum Pagar UNRI Prabowo–Gibran untuk Negara Republik Indonesia, Adi Warman Lubis menyerukan agar seluruh pihak tetap tenang dan menahan diri menyikapi dinamika internal Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Sumatera Utara yang belakangan menjadi sorotan publik menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Partai Golkar Sumut.
Pernyataan tersebut disampaikan Adi Warman Lubis pada Selasa, 23 Desember 2025, di Kantor Sekretariat DPP LSM TKN Kompas Nusantara, Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H., Nomor 202, Medan, di sela-sela persiapan keberangkatan DPP LSM TKN Kompas Nusantara menuju Kualasimpang, Aceh Tamiang, untuk menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan lainnya kepada masyarakat.
Adi Warman Lubis yang akrab disapa Bang Lubis berharap unsur pimpinan DPD Partai Golkar Sumut, organisasi pendiri, serta sayap partai dapat menjaga sikap dan tidak mengeluarkan pernyataan yang berpotensi memperkeruh suasana. Menurutnya, stabilitas internal partai jauh lebih penting dibandingkan polemik yang justru dapat merugikan Partai Golkar itu sendiri.
Dalam keterangannya, Bang Lubis juga menyinggung peran organisasi Kosgoro 1957 yang saat ini dipimpin Reza Fahrumi Taher. Ia menyampaikan bahwa Reza Fahrumi Taher merupakan senior, saudara, sekaligus guru baginya dalam dunia politik dan organisasi, sehingga sangat ia hormati.
Bang Lubis berharap tidak ada pernyataan dari pihak mana pun yang dapat menambah ketegangan dan memperpanjang polemik. Menjaga suasana tetap sejuk dan kondusif dinilainya menjadi tanggung jawab bersama demi kepentingan partai dan seluruh kader.
Lebih lanjut, Adi Lubis mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi bagian dari Kosgoro 1957. Ia meyakini dinamika yang terjadi saat ini dapat diselesaikan dengan baik apabila semua pihak mengedepankan sikap saling menghormati serta menerima keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar sebagai bagian dari mekanisme organisasi.
Ia menegaskan bahwa keputusan DPP Partai Golkar diyakini merupakan langkah terbaik demi keberlangsungan dan masa depan partai. Oleh karena itu, kader dan simpatisan diharapkan tidak berspekulasi berlebihan, melainkan mengikuti aturan dan mekanisme partai yang berlaku.
Dalam pernyataannya, Bang Lubis juga menyampaikan apresiasi dan kekagumannya terhadap Musa Rajekshah yang dinilainya telah membawa Partai Golkar Sumatera Utara berkembang pesat selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, Musa Rajekshah merupakan sosok pemimpin yang rendah hati, dermawan, peduli, serta dekat dengan berbagai elemen masyarakat, dan menjadi figur teladan baik dalam organisasi maupun kehidupan sehari-hari.
Namun demikian, Bang Lubis menilai apabila masa jabatan Musa Rajekshah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut telah berakhir, atau apabila terjadi penonaktifan, hal tersebut merupakan bagian yang wajar dalam dinamika dan mekanisme organisasi partai. Terlebih, yang bersangkutan juga disebut-sebut akan mengemban amanah di tingkat pusat atau kembali maju sebagai kandidat Ketua DPD Golkar Sumut dalam Musda mendatang.
Ia menilai langkah-langkah tersebut penting untuk menjaga netralitas dan kondusivitas menjelang Musda. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan menyikapi proses ini secara dewasa dan bijaksana agar tidak memunculkan polemik berkepanjangan, baik di internal Partai Golkar maupun di lingkungan organisasi pendiri seperti Kosgoro 1957.
Bang Lubis juga meyakini Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck akan menerima setiap keputusan dengan lapang dada. Menurutnya, Ijeck adalah sosok yang bijak, jujur, sabar, serta memahami prosedur organisasi, sehingga menyadari bahwa langkah tersebut telah sesuai dengan aturan dan mekanisme partai.
Menutup pernyataannya, Adi Warman Lubis berharap Partai Golkar ke depan semakin solid dan fokus pada agenda partai serta pelaksanaan Musda. Ia kembali mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menjaga kondusivitas menjelang Musda DPD Partai Golkar Sumatera Utara yang waktunya semakin dekat.
“Golkar adalah partai besar berlambang pohon beringin yang rimbun dan berakar kuat. Sudah sepatutnya seluruh elemen partai mengedepankan musyawarah dan mufakat demi kebaikan Golkar ke depan. Saya berkomentar sebagai kontrol sosial, bukan atas kepentingan tertentu, dan saya berharap semua pihak tidak terpancing isu-isu negatif,” pungkasnya.
Tim
Tonton berita dan informasi terkini hanya di GeberNews TV YouTube.








