Narkoba Menggila di Jalan Palapa, Negara Diuji, Polisi Didorong Segera Menyapu Bersih Bandar di Pulo Brayan

0
208

Medan | GeberNews.com – Narrkoba menggila di Jalan Palapa Pajak Karya, Lingkungan IX, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat. Barang haram itu tak lagi bergerak sembunyi-sembunyi, melainkan diduga beredar terang-terangan di tengah permukiman padat, berdampingan dengan aktivitas pasar, rumah warga, dan lalu lalang masyarakat. Rasa aman runtuh, kecemasan mengendap, sementara warga menunggu apakah negara benar-benar hadir atau justru membiarkan kawasan ini perlahan tenggelam dalam cengkeraman narkoba.

Bagi warga, persoalan ini bukan cerita baru. Peredaran narkoba di Jalan Palapa disebut telah berlangsung lama dan berulang, seolah menjadi rahasia umum. Orang-orang asing keluar masuk lingkungan dengan pola yang sama, transaksi berlangsung cepat dan rapi, sementara masyarakat hanya bisa saling mengingatkan, terutama kepada anak-anak, agar tidak terjerumus. Dalam situasi seperti itu, ketakutan tumbuh, dan keberanian untuk bersuara kerap dikalahkan oleh rasa waswas.

Namun kesabaran warga mulai habis. Desakan keras kini diarahkan kepada Kapolrestabes Medan agar turun tangan langsung, bukan sekadar mengandalkan patroli rutin yang dinilai tidak menyentuh akar persoalan. Warga menuntut tindakan tegas, penggerebekan serius, penangkapan bandar, serta pembongkaran jaringan yang diduga telah lama mengendalikan peredaran narkoba di kawasan tersebut.

“Kami tinggal di sini, dekat pasar dan pemukiman padat. Kalau narkoba dibiarkan, yang rusak bukan hanya pemakainya. Anak-anak kami, pedagang, semua bisa jadi korban,” ujar seorang warga, Kamis, 18 Desember 2025. Ia mengakui banyak warga memilih diam karena takut, namun situasi kini sudah melampaui batas kewajaran.

Menurut warga, narkoba selalu datang membawa paket masalah. Setelah barang haram itu merajalela, tindak kriminal lain ikut meningkat. Pencurian mulai sering terjadi, orang-orang tak dikenal berkeliaran hingga larut malam, dan bayang-bayang premanisme kian terasa. Pedagang resah, pengunjung pasar waswas, dan lingkungan yang dulu hidup perlahan berubah mencekam.

Warga juga mendesak Kapolsek Medan Barat agar tidak menutup mata. Lingkungan IX Pajak Karya disebut sebagai titik rawan yang membutuhkan pengawasan ekstra dan penindakan berkelanjutan, bukan sekadar razia sesaat yang hilang tanpa jejak.

Masyarakat menegaskan kesiapan mereka untuk mendukung penuh langkah aparat penegak hukum, selama tindakan itu benar-benar nyata dan konsisten. Mereka tidak ingin narkoba terus menjadi raja kecil di Jalan Palapa, sementara hukum hanya hadir sebagai slogan.

Kini, sorotan publik mengarah tajam ke aparat kepolisian. Jalan Palapa Pulo Brayan telah menjadi ujian nyata, apakah hukum mampu menundukkan peredaran narkoba yang kian berani, atau justru kalah di tengah permukiman warga yang terus menunggu keadilan dan rasa aman kembali.

Tim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini