

Pimpinan Umum JournalisNews.com Sampaikan Duka Mendalam atas Bencana Sumut yang Telan Ratusan Korban Jiwa
Medan | GeberNews.com — Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumut sepanjang tahun ini meninggalkan duka mendalam. Berdasarkan data sementara yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 250 jiwa hingga saat ini.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Sabtu, 29 November 2025. Jumlah korban tewas dilaporkan terus mengalami peningkatan signifikan, bertambah sekitar 50 orang dibandingkan laporan sebelumnya.
Menyikapi musibah tersebut, Pimpinan Umum media online JournalisNews.com, Abdul Halil, S.E., menyampaikan rasa prihatin sekaligus belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban bencana di Sumut. Ia berharap masyarakat yang menjadi korban diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
“Ini merupakan duka besar bagi masyarakat Sumut dan bangsa Indonesia. Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keteguhan hati dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Abdul Halil, Minggu, 30 November 2025.
Dalam keterangan resminya, Letjen TNI Suharyanto juga mengungkapkan bahwa selain korban meninggal dunia, hingga kini masih terdapat 143 orang yang dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan.
“Proses penanganan tanggap darurat terus kami optimalkan agar operasi pencarian, evakuasi, dan pendistribusian bantuan dapat berjalan maksimal,” jelas Suharyanto.
Ia menambahkan, guna mendukung penanganan bencana di lapangan, BNPB juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama dua hari terakhir. Kegiatan ini melibatkan empat pesawat fixed wing jenis Caravan yang difungsikan untuk menekan potensi peningkatan curah hujan di wilayah terdampak.
“Upaya OMC dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi intensitas hujan yang dapat memperparah kondisi bencana dan menghambat proses evakuasi,” ungkap Kepala BNPB.
Berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers, diharapkan terus bersinergi dan bahu-membahu dalam mendukung upaya penanganan serta pemulihan pascabencana. Solidaritas dan kepedulian bersama dinilai sangat penting untuk membantu para korban bangkit dari musibah yang tengah menimpa wilayah Sumut.
(Tim)








