Sekretaris DPP GNM Sumut Apresiasi Gerak Cepat Pertamina Jamin Ketersediaan BBM Pascabanjir

0
129

Medan | GeberNews.com — Sekretaris Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Garda Nusantara Mandiri (GNM) Sumatera Utara (Sumut), Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos, mengapresiasi langkah cepat Pertamina dalam menjaga ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Medan pascabanjir. Hal itu disampaikannya kepada wartawan pada Minggu, 30 November 2025.

Menurut Dodi, begitu air banjir mulai surut dan akses jalan kembali dapat dilalui, Pertamina langsung menurunkan mobil tangki untuk mengisi kembali stok BBM ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang sebelumnya terhambat distribusinya akibat genangan banjir.

Ia menilai respons cepat tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen Pertamina untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, meskipun berada dalam kondisi darurat bencana.

“Kami mengapresiasi langkah Pertamina yang sigap. Begitu kondisi memungkinkan, mobil tangki langsung dikerahkan untuk mengisi BBM ke SPBU. Ini bentuk tanggung jawab nyata dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat,” ujar Dodi.

Dodi juga menegaskan bahwa keterlambatan distribusi BBM sebelumnya bukanlah bentuk kelalaian, melainkan murni disebabkan oleh terhambatnya akses menuju SPBU akibat banjir yang merendam sejumlah ruas jalan utama di Kota Medan.

“Keterlambatan kemarin itu karena faktor alam. Banyak akses menuju SPBU tidak bisa dilalui mobil tangki akibat banjir, bukan karena pasokan BBM kosong. Begitu jalur bisa dilewati, pengiriman langsung berjalan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dodi menyebutkan bahwa hampir semua SPBU di Kota Medan tetap beroperasi melayani masyarakat, meskipun distribusi sempat terkendala. Pihak SPBU memilih tetap membuka layanan menggunakan stok BBM yang masih tersedia agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani.

Bahkan, sebelum mobil tangki Pertamina tiba untuk melakukan pengisian ulang, sejumlah SPBU seperti di Jalan Sei Serayu dan Jalan Kuswari, Medan, tetap membuka pelayanan dan melayani masyarakat yang membutuhkan BBM. Kondisi tersebut membuat antrean sempat terjadi, namun tetap berjalan tertib.

“SPBU tidak tutup. Mereka masih buka melayani masyarakat dengan stok yang ada. Memang terjadi antrean, tapi pelayanan tetap berjalan dan masyarakat masih bisa mendapatkan BBM,” ungkap Dodi.

Untuk menjaga ketertiban dan keamanan, aparat kepolisian turut berjaga di beberapa SPBU mengatur antrean kendaraan, sehingga situasi tetap kondusif meski terjadi kepadatan pembeli.

“Peran kepolisian sangat membantu dalam mengatur antrean dan menjaga situasi tetap tertib. Ini menjadi contoh sinergi yang baik antara Pertamina, pihak SPBU, serta aparat keamanan,” tambahnya.

Salah satu potret situasi lapangan terlihat dari antrean warga yang mengular di SPBU Jalan Kapten Muslim, Medan, di mana masyarakat tampak sabar menunggu giliran untuk mengisi BBM dengan pengaturan dari petugas dan kepolisian setempat.

Dodi juga meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait keterlambatan distribusi BBM. Menurutnya, keterlambatan tersebut tidak bisa serta-merta disimpulkan sebagai kegagalan distribusi, namun merupakan dampak dari kondisi banjir yang melumpuhkan jalur distribusi sementara.

“Kita tidak boleh menyudutkan pihak mana pun tanpa melihat fakta di lapangan. Ini murni persoalan akses akibat banjir, bukan karena kekurangan stok di pusat distribusi,” tegasnya.

Ia berharap ke depan adanya peningkatan sistem mitigasi bencana, termasuk kesiapan akses distribusi utama, sehingga penyaluran kebutuhan vital seperti BBM tetap dapat berlangsung lebih cepat ketika terjadi bencana alam.

“Atas nama DPP GNM Sumut, kami mengapresiasi kinerja Pertamina, pengelola SPBU, dan aparat kepolisian yang telah bekerja maksimal memastikan masyarakat tetap mendapatkan BBM meskipun dalam situasi sulit akibat banjir,” pungkas Dodi.

Kini, pasokan BBM di Kota Medan secara bertahap telah kembali normal seiring lancarnya distribusi dari Pertamina. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta mengikuti aturan antrean di SPBU demi terciptanya pelayanan yang tertib dan adil bagi semua pihak.

(Redaksi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini