Deli Serdang | GeberNews.com – Aroma praktik ilegal mencuat dari SPBU 14.2031142 di Kecamatan Tanjung Morawa. Puluhan warga Desa Bandar Labuhan murka dan langsung menggeruduk SPBU tersebut pada Jumat (6/6/2025), karena mencurigai lokasi itu dijadikan tempat penyulingan BBM jenis Pertalite menggunakan motor modifikasi.

Warga menyebut, sejumlah sepeda motor bermerk Thunder dengan tangki modifikasi jumbo terlihat mondar-mandir mengisi BBM dalam jumlah besar. Aktivitas mencurigakan itu menyebabkan antrean panjang warga yang hendak mengisi BBM.

“Kami bukan main kesalnya! Kami yang cuma mau isi Pertalite harus antre panjang karena ulah motor-motor siluman itu. Tangkinya jumbo, bolak-balik terus isi BBM. Ini jelas-jelas penyulingan terselubung!” tegas Nano (63), warga setempat, didampingi sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Ketika diminta klarifikasi, Manager SPBU bermarga Tarigan malah memberikan jawaban yang dinilai memancing emosi warga.

“Ya itu kan hak mereka, pakai motor Thunder isi BBM. Masa kami larang?” ucap Tarigan dengan nada tinggi, seperti ditirukan warga.

Pernyataan itu justru semakin membakar amarah massa. Warga menuding pengelola SPBU turut bermain dalam praktik ilegal tersebut.

“Apa kalian tutup mata? Atau kalian memang main sama mereka? Antrian panjang itu nyata, bukan rekayasa. Kalian biarkan ini terjadi!” seru warga.
Atas dugaan tersebut, warga mendesak Pertamina turun tangan dan mencabut izin operasional SPBU yang dianggap telah meresahkan masyarakat. Mereka bahkan mengancam akan melaporkan peristiwa ini secara resmi ke aparat penegak hukum.
“Kalau tak ada tindakan, kami siap buat Dumas. Ini soal keadilan dan kepentingan rakyat kecil. BBM subsidi bukan untuk disuling dan dijual ulang!” tegas Aldi (43), warga lainnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun aparat kepolisian terkait temuan warga ini.
(Tim)








