GeberNews.com | Medan — Kabar duka mendalam menyelimuti keluarga besar Bonar Indonesia setelah Richard R.P. Simangungsong, B.Sc dikabarkan meninggal dunia dan berpulang dengan tenang ke pangkuan Bapa di Surga di usia 68 tahun.

Teks Foto: Foto kiri Ketua Umum (Ketum) Bonar Indonesia, Octo G.M. Simangungsong, S.H., dan foto kanan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bonar Indonesia, Henry R.H. Pakpahan, S.H., M.H., turut menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Richard R.P. Simangungsong, B.Sc.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, dan seluruh jajaran Bonar Indonesia. Sosok Richard R.P. Simangungsong, B.Sc dikenal sebagai pribadi penuh kasih, bijaksana, rendah hati, serta menjadi teladan kehidupan bagi banyak orang.
Ucapan belasungkawa mendalam disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bonar Indonesia, Henry R.H. Pakpahan, S.H., M.H.
Menurutnya, almarhum merupakan figur orang tua yang selalu memberikan nasihat, motivasi, serta semangat hidup kepada generasi muda, khususnya anak-anak Gen Z.
Henry R.H. Pakpahan, S.H., M.H. mengatakan di Medan pada Jumat, 29 Mei 2026, bahwa kepergian almarhum meninggalkan luka dan duka mendalam bagi keluarga besar Bonar Indonesia.
“Kami sangat kehilangan sosok orang tua yang selalu memberikan teladan, nasihat, dan motivasi bagi generasi muda. Almarhum adalah pribadi yang baik, penuh kepedulian, serta memiliki keteguhan iman yang kuat,” ujar Henry R.H. Pakpahan, S.H., M.H.
Dalam suasana penuh haru, keluarga besar Bonar Indonesia turut memanjatkan doa agar seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta damai sejahtera dari Tuhan Yesus Kristus.
Pada papan ucapan duka cita yang beredar, tercantum Firman Tuhan dari 2 Timotius 4:7-8 yang berbunyi:
“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.”
Selain itu, Firman Tuhan dari Wahyu 14:13 turut menjadi penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan:
“Berbahagialah mereka yang mati dalam Tuhan, sebab mereka kini beristirahat dari jerih lelahnya, dan segala perbuatan mereka mengikuti mereka.”
Richard R.P. Simangungsong, B.Sc lahir pada 12 Juni 1957 dan dikenal sebagai sosok yang penuh perhatian, memiliki iman yang kuat, serta selalu memberikan wejangan kehidupan kepada orang-orang di sekitarnya.
Keluarga juga menyampaikan pesan penghormatan terakhir kepada almarhum:
“Kasih dan teladanmu akan selalu hidup di hati kami.”
Duka cita atas wafatnya Richard R.P. Simangungsong, B.Sc turut dirasakan berbagai elemen masyarakat, sahabat, serta keluarga besar Bonar Indonesia yang mengenal almarhum sebagai pribadi baik, sederhana, dan dihormati.
Kiranya Tuhan Yesus Kristus memberikan penghiburan dan kekuatan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.
(Dodi Rikardo Sembiring)







