Subuh Berdarah di Medan Sunggal: Ibu Dibunuh dengan 20 Tusukan, Anak Kandung Jadi Terduga Pelaku

0
1155

Medan | GeberNews.com – Subuh berdarah menggemparkan Kecamatan Medan Sunggal pada Rabu, 10 Desember 2025, ketika seorang ibu rumah tangga, Faizah Soraya, S.E., ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di Jalan Dwikora No. 1C, Lingkungan XI, Kelurahan Tanjung Rejo. Tubuh korban penuh luka tusukan, menandai sebuah tragedi mengerikan yang diduga dilakukan oleh darah dagingnya sendiri. Kejadian ini langsung dimonitor Babinsa Koramil 0201-06/MS, Sertu Hasnul Wahyudi, setelah laporan warga masuk pagi hari.

Peristiwa sadis tersebut terungkap sekitar pukul 06.00 WIB saat Kepala Lingkungan XI, Husni, menerima laporan adanya kematian tidak wajar, lalu meneruskannya kepada Babinsa. Dari penuturan Alham, suami korban, malam sebelumnya Selasa, 9 Desember 2025 sekira pukul 21.30 WIB, korban tidur di kamar lantai 1 bersama dua putrinya, Aljaena dan Alica, sementara dirinya beristirahat di lantai 2 tanpa mengetahui badai maut yang tengah mengintai keluarganya.

Sekitar 04.30 WIB, suasana rumah pecah oleh jeritan histeris Aljaena yang memanggil ayahnya sambil mencoba menghentikan Alica yang kala itu masih menggenggam sebilah pisau. Saat Alham bergegas masuk kamar lantai 1, pemandangan memilukan menyambutnya: sang istri tergeletak tak bernyawa, tubuhnya penuh darah dengan lebih dari 20 luka tusukan di bagian punggung dan tangan, seolah dianiaya tanpa ampun.

Almarhumah Faizah Soraya, S.E., semasa hidup — korban tragedi pembunuhan sadis yang mengguncang Medan Sunggal.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi mengarah pada Alica, kelahiran 3 November 2013, status pelajar sekaligus anak kandung korban, sebagai terduga kuat pelaku penusukan. Motif sementara mengarah pada ledakan emosi akibat rasa kecewa dan sakit hati setelah sehari sebelumnya Alica melihat ibunya memarahi kakaknya, Aljaena. Amarah yang membara diduga berubah menjadi tindakan brutal yang merenggut nyawa perempuan yang melahirkannya sendiri.

Sekitar 06.30 WIB, jajaran Polsek Sunggal tiba di lokasi dan langsung mengamankan TKP dengan memasang garis polisi untuk mencegah warga masuk. Tak lama berselang, pukul 07.00 WIB, Tim Inafis Polrestabes Medan turun melakukan olah TKP secara intensif, mengumpulkan barang bukti serta mendalami setiap sudut ruangan tempat tragedi berdarah itu terjadi.

Pada pukul 08.15 WIB, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian sekaligus memperkuat alat bukti dalam penyidikan hukum yang kini berjalan.

Seluruh penanganan di lokasi berlangsung dalam pengamanan ketat aparat gabungan TNI–Polri dan berjalan aman serta tertib, meski suasana rumah korban masih dipenuhi tangis keluarga dan warga yang tak percaya tragedi mengerikan itu bisa terjadi di lingkungan mereka sendiri.

Demikian laporan sementara terkait dugaan pembunuhan sadis di wilayah binaan Koramil 0201-06/MS. Dokumentasi monitoring Babinsa turut dilampirkan sebagai bahan pelaporan lanjutan dan pendalaman kasus oleh pihak berwenang.

(Dodi Rikardo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini