

Medan | GeberNews.com — Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara. Minggu (16/8/2026), persiapan pelaksanaan kegiatan Semarak 17 Agustus mulai dilakukan dengan pemasangan teratak di halaman Kantor Sekretariat DPP TKN Kompas Nusantara, Jalan Prof. HM. Yamin, SH No. 202, Medan.


Suasana gotong royong terlihat mewarnai persiapan kegiatan tersebut. Pengurus, anggota dan sejumlah pihak yang memberikan dukungan tampak bahu-membahu mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyukseskan kegiatan yang akan digelar Senin (17/8/2026).
Antusiasme para donatur dan anggota DPP TKN Kompas Nusantara untuk memberikan bantuan juga terus mengalir. Dukungan datang silih berganti, bagaikan air sungai yang tidak pernah berhenti mengalir.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa mengedarkan proposal permohonan bantuan kepada para donatur.
Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, mengatakan dirinya sengaja tidak menjalankan proposal dalam mempersiapkan kegiatan Semarak 17 Agustus tersebut.
Menurut Adi, kegiatan kemerdekaan seharusnya lahir dari semangat kebersamaan, keikhlasan dan gotong royong, bukan karena adanya kewajiban atau tekanan kepada pihak tertentu untuk memberikan bantuan.
“Alhamdulillah, kami tidak menjalankan proposal. Tetapi dukungan justru datang dari berbagai pihak. Ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujar Adi Warman Lubis.
Ia mengaku terharu melihat antusiasme anggota, donatur dan simpatisan yang secara sukarela ikut memberikan dukungan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
“Bantuan datang tanpa kami minta. Ada yang memberikan dalam bentuk uang, ada yang memberikan barang, ada yang membantu tenaga dan ada juga yang memberikan dukungan lainnya. Semua dilakukan dengan sukarela. Inilah semangat kemerdekaan yang sesungguhnya,” katanya.
Adi menegaskan bahwa Semarak 17 Agustus TKN Kompas Nusantara tidak semata-mata bertujuan membuat acara hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus, anggota, keluarga besar TKN Kompas Nusantara dan masyarakat.
“Kemerdekaan harus kita rayakan dengan kegembiraan, tetapi juga dengan memperkuat persaudaraan. Jangan sampai semangat kemerdekaan hanya dirasakan oleh segelintir orang. Kita ingin semua yang hadir bisa merasakan kebahagiaan bersama,” tegasnya.
Kegiatan Semarak 17 Agustus TKN Kompas Nusantara yang akan dilaksanakan Senin (17/8/2026) tersebut dipersiapkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan.
Sejumlah perlombaan khas perayaan Hari Kemerdekaan akan memeriahkan acara, dengan hadiah yang telah disiapkan untuk para pemenang. Mulai dari perlombaan yang mengandalkan ketangkasan, kekompakan hingga permainan yang mengundang gelak tawa.
Adi mengatakan hadiah yang disediakan bukanlah ukuran utama dari kegiatan tersebut. Menurutnya, yang paling penting adalah kebersamaan dan kegembiraan yang tercipta.
“Hadiah pasti ada dan kami siapkan yang terbaik sesuai kemampuan. Tetapi jangan melihat nilai hadiahnya. Yang kita cari adalah kegembiraan, kebersamaan dan rasa persaudaraan. Kalah menang itu biasa, yang penting kita merayakan kemerdekaan bersama-sama,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur dan anggota DPP TKN Kompas Nusantara yang telah memberikan dukungan.
“Terima kasih kepada seluruh donatur, anggota dan semua pihak yang telah membantu. Sekali lagi, kami tidak membuat proposal. Kalau ada yang memberikan bantuan, itu murni karena kepedulian dan rasa kebersamaan. Bagi kami, bantuan tersebut merupakan amanah yang harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk kegiatan bersama,” ujarnya.
Menurut Adi, fenomena tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ketika sebuah kegiatan dilandasi niat baik dan semangat kebersamaan, dukungan masyarakat dapat hadir dengan sendirinya.
“Ini bukan soal siapa yang paling banyak memberikan bantuan. Ini tentang bagaimana kita bersama-sama mengisi kemerdekaan. Ada yang membantu dengan materi, ada yang membantu dengan tenaga, ada yang membantu dengan pikiran. Semuanya punya nilai yang sama,” katanya.
Ia berharap kegiatan Semarak 17 Agustus TKN Kompas Nusantara dapat berlangsung meriah, aman dan tertib serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta.
Adi juga mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT Kemerdekaan RI sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga semangat gotong royong.
“Indonesia merdeka karena perjuangan dan persatuan. Sekarang tugas kita mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. Mari kita jaga persaudaraan, jangan mudah dipecah belah dan terus hidupkan gotong royong,” pungkasnya.
Dengan teratak yang mulai berdiri di halaman Sekretariat DPP TKN Kompas Nusantara, suasana kemeriahan pun mulai terasa. Persiapan terus dikebut hingga menjelang pelaksanaan acara.
Senin (17/8/2026), halaman Kantor Sekretariat DPP TKN Kompas Nusantara dijadwalkan menjadi pusat kemeriahan Semarak 17 Agustus, dengan berbagai perlombaan, hiburan, pembagian hadiah dan kegiatan kebersamaan.
Semangatnya sederhana: merayakan kemerdekaan tanpa sekat, tanpa beban, dan tanpa proposal—tetapi dengan gotong royong serta dukungan yang mengalir dari hati.
(Kardo)







