MEDAN | GeberNews.com — Bendahara Umum (Bendum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara, Nirwana Dwi Surbakti, ST, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga keberlangsungan, kredibilitas, dan profesionalitas organisasi.

Hal tersebut dikatakannya pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Kantor DPP TKN Kompas Nusantara, Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H. No. 202, Medan.
Menurut Nirwana Dwi Surbakti, ST, bendahara umum tidak hanya bertugas menerima dan mengeluarkan uang organisasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab memastikan setiap
transaksi keuangan tercatat dengan baik, digunakan sesuai kebutuhan, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada pimpinan dan seluruh jajaran organisasi.
“Bendahara umum memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan organisasi. Setiap dana yang diterima dan dikeluarkan harus dicatat secara tertib, digunakan sesuai peruntukannya, serta dilengkapi bukti transaksi yang jelas. Pengelolaan keuangan harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujar Nirwana.
Ia menjelaskan, dalam menjalankan tugasnya, bendahara umum berperan menyusun perencanaan anggaran bersama pimpinan dan bidang terkait, mengawasi arus kas organisasi, melakukan pencatatan penerimaan serta pengeluaran, menyimpan dokumen keuangan, dan menyampaikan laporan keuangan secara berkala.
Selain itu, bendahara umum juga bertanggung jawab membantu memastikan bahwa pelaksanaan program kerja organisasi didukung oleh perencanaan anggaran yang realistis, terukur, dan sesuai dengan kemampuan keuangan yang tersedia.
Menurutnya, setiap penggunaan dana harus memiliki tujuan yang jelas dan berkaitan dengan kepentingan organisasi. Dengan demikian, keuangan tidak hanya menjadi urusan administratif, tetapi juga menjadi instrumen pendukung keberhasilan program dan kegiatan organisasi.
“Setiap program kerja harus direncanakan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran. Jangan sampai kegiatan berjalan tanpa perhitungan keuangan yang matang.
Perencanaan yang baik akan membantu organisasi bekerja lebih efektif, tertib, dan terarah,” tegasnya.
Nirwana juga menekankan pentingnya koordinasi antara bendahara umum, ketua umum, sekretaris jenderal, serta seluruh pengurus yang bertanggung jawab menjalankan program kerja. Koordinasi tersebut diperlukan agar setiap pengeluaran memperoleh persetujuan sesuai mekanisme organisasi dan tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam pengelolaan dana.
Ia menambahkan, laporan keuangan yang tertib merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program organisasi.
Melalui laporan yang disusun secara berkala, pimpinan dapat mengetahui kondisi keuangan, realisasi anggaran, serta kebutuhan pembiayaan untuk kegiatan berikutnya.
“Keuangan organisasi harus dikelola dengan penuh kehati-hatian. Setiap pemasukan dan pengeluaran harus jelas sumber, tujuan, serta bukti pendukungnya.
Dengan administrasi yang tertib, organisasi dapat menjaga kepercayaan dan meminimalkan risiko kesalahan dalam pengelolaan keuangan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nirwana Dwi Surbakti, ST, berharap seluruh jajaran DPP TKN Kompas Nusantara dapat memahami bahwa tanggung jawab terhadap keuangan bukan semata-mata berada di tangan bendahara. Setiap pengurus yang mengajukan atau menggunakan anggaran juga wajib mematuhi ketentuan dan mekanisme pertanggungjawaban yang berlaku di dalam organisasi.
Ia menilai, sinergi antara pengurus, kedisiplinan administrasi, serta keterbukaan dalam pelaporan menjadi fondasi penting untuk membangun organisasi yang kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat.
“Tujuan kita bukan sekadar menjalankan kegiatan, melainkan memastikan setiap program memberikan manfaat dan dilaksanakan dengan tata kelola yang baik.
Kepercayaan harus dijaga melalui kerja nyata, administrasi yang tertib, dan tanggung jawab bersama,” tutup Nirwana Dwi Surbakti, ST.
(Dodi Rikardo Sembiring)






