Rawat Persaudaraan, Perkuat Iman! ATM 85 Taman Siswa Teguhkan Ukhuwah Lewat Pengajian Rutin

0
16

MEDAN | GeberNews.com – Semangat menjaga persaudaraan yang telah terjalin sejak duduk di bangku sekolah terus dipelihara Alumni Taman Madya (ATM) 85 Taman Siswa melalui kegiatan pengajian rutin yang digelar di kediaman Rizal Syam Lubis, Jalan Menteng II/Jermal II, Lorong Bestari No.16, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Minggu (28/6/2026).

Pengajian yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tersebut dihadiri puluhan alumni beserta keluarga. Selain menjadi wadah memperdalam ilmu agama, kegiatan itu juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memperkokoh rasa persaudaraan yang telah terjalin lebih dari empat dekade.

Ketua ATM 85, H.M. Yani, menegaskan bahwa pengajian rutin bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan menjadi media untuk merawat kebersamaan agar tidak tergerus oleh kesibukan dan dinamika kehidupan.

“Usia kita terus bertambah, kesibukan semakin padat, namun persahabatan yang telah dibangun sejak masa sekolah jangan sampai memudar. Melalui pengajian ini, kita dipertemukan kembali dalam suasana yang penuh keberkahan. Kita saling bertanya kabar, saling mendoakan, saling menguatkan, dan saling mengingatkan agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT,” ujar H.M. Yani.

Menurutnya, silaturahmi memiliki nilai ibadah yang sangat besar. Selain mempererat hubungan antarsesama manusia, silaturahmi juga menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena membawa keberkahan hidup.

“Kami ingin ATM 85 menjadi keluarga besar yang selalu kompak, saling peduli, dan selalu hadir ketika ada sahabat yang mengalami kesulitan maupun kebahagiaan.

Jangan sampai hubungan kita hanya sebatas grup media sosial. Pertemuan langsung seperti ini menghadirkan kehangatan, rasa memiliki, dan kekuatan persaudaraan yang sesungguhnya,” katanya.

Ia menambahkan, kekompakan alumni harus terus dijaga agar mampu melahirkan solidaritas yang kuat dalam berbagai bidang, baik sosial, pendidikan, kemanusiaan maupun kegiatan keagamaan.

“Persaudaraan adalah investasi yang tidak ternilai harganya. Jabatan akan berakhir, harta bisa habis, tetapi persahabatan yang dibangun dengan keikhlasan akan terus hidup hingga akhir hayat. Karena itu mari kita rawat ATM 85 sebagai wadah yang memberi manfaat, bukan hanya bagi para alumni, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan,” tegasnya.

H.M. Yani berharap pengajian rutin dapat terus dilaksanakan secara bergilir di rumah para alumni agar rasa kebersamaan semakin erat sekaligus menjadi sarana memperkuat keimanan seluruh anggota ATM 85.

Dalam kesempatan tersebut, tausyiah disampaikan oleh Ustaz Amri Sembiring. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah persinggahan sementara, sedangkan kehidupan akhirat merupakan tujuan yang sesungguhnya.

Menurutnya, salah satu amalan yang sangat dicintai Allah SWT adalah menjaga silaturahmi.

“Rasulullah SAW mengajarkan bahwa siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya dalam keberkahan, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.

Jangan biarkan ego, perbedaan pendapat, ataupun persoalan masa lalu memutus hubungan persaudaraan. Orang yang kuat bukanlah yang mampu mengalahkan orang lain, tetapi mereka yang mampu menahan amarah, memaafkan, dan kembali menyambung hubungan yang sempat retak,” tutur Ustaz Amri.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.

“Persaudaraan hari ini banyak rusak bukan karena persoalan besar, tetapi karena ucapan dan tulisan yang tidak dijaga.

Sebelum berbicara atau menulis sesuatu, pikirkan apakah kalimat itu akan membawa manfaat atau justru melukai hati orang lain.

Seorang muslim yang baik adalah mereka yang mampu menjaga lisan, sikap, dan perbuatannya sehingga tidak menyakiti sesama,” pesannya.

Lebih jauh, Ustaz Amri mengajak seluruh alumni untuk tidak terlena oleh gemerlap kehidupan dunia.

“Harta, jabatan, dan popularitas hanyalah titipan Allah SWT. Ketika ajal datang, semua itu akan ditinggalkan. Yang akan menemani kita di alam kubur hanyalah amal saleh, shalat yang khusyuk, sedekah yang ikhlas, bacaan Al-Qur’an, akhlak yang baik, dan doa anak-anak yang saleh.

Karena itu jangan pernah bosan menghadiri majelis ilmu. Setiap langkah menuju majelis ilmu bernilai ibadah dan akan dibalas pahala oleh Allah SWT.”

Ia juga mengingatkan agar seluruh jamaah memanfaatkan usia yang tersisa untuk memperbanyak amal kebaikan.

“Usia kita bukan semakin muda, tetapi semakin dekat dengan perjumpaan dengan Allah SWT. Jangan menunda taubat, jangan menunda berbuat baik, jangan menunda meminta maaf dan memaafkan. Jadikan setiap pertemuan sebagai majelis yang dipenuhi zikir, ilmu, dan doa, sehingga ketika Allah memanggil kita, yang tertinggal adalah jejak kebaikan dan manfaat bagi sesama.”

Pengajian kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Amri Sembiring. Seluruh jamaah memohon kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan, umur yang penuh berkah, kelapangan rezeki, kekuatan iman, serta kekompakan yang terus terjaga dalam keluarga besar ATM 85 Taman Siswa.

Suasana penuh keakraban dan rasa kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Para alumni berharap pengajian rutin ini dapat terus berlangsung sebagai wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat tali persaudaraan lintas generasi, serta menjadi inspirasi bahwa ikatan alumni bukan hanya dikenang, tetapi terus dirawat melalui kegiatan yang membawa keberkahan bagi kehidupan dunia dan akhirat.

(Dodi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini