Vonis 10 Tahun dan Uang Pengganti 797 Miliar, Akuang Tak Ditahan, Sawit di Hutan Negara Diduga Masih Dipanen

Langkat | GeberNews.com – Alexander Halim alias Akuang alias Lim Sia Cheng dijatuhi hukuman 10 tahun penjara atas perambahan 210 hektar Hutan Suaka Margasatwa Karang Gading dan Langkat Timur Laut di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Dalam kasus ini, Kepala Desa Tapak Kuda, Imran, juga ikut menjadi terpidana. Vonis itu dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan pada Senin 11 Agustus 2025.

Perusakan kawasan konservasi tersebut menimbulkan kerugian negara hingga Rp797,6 miliar. Angka ini berasal dari kerugian ekologis Rp436,63 miliar, kerugian ekonomi lingkungan Rp339,15 miliar, biaya pemulihan Rp9,26 miliar, serta biaya revegetasi Rp2,11 miliar. Perhitungan tersebut didasarkan pada keterangan saksi ahli lingkungan, Prof. Dr. Ir. Basuki Wasis, M.Si., dan Prof. Dr. Ir. Bambang Hero Saharjo, M.Agr.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim yang diketuai M. Nazir menyatakan kedua terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Selain pidana badan, keduanya diwajibkan membayar denda masing-masing Rp1 miliar subsider tiga bulan kurungan. Khusus bagi Akuang, hakim menjatuhkan hukuman membayar uang pengganti Rp797,6 miliar. Jika tidak dibayarkan paling lama satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, jaksa berhak menyita serta melelang aset miliknya, atau menggantinya dengan hukuman penjara lima tahun.

Jaksa Penuntut Umum tidak puas dengan putusan tersebut. Sebelumnya JPU menuntut 15 tahun penjara bagi masing-masing terdakwa serta uang pengganti Rp856,8 miliar bagi Akuang. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., memastikan pihaknya telah mengajukan banding atas putusan yang lebih ringan itu.

Meski telah divonis, Akuang hingga kini tidak ditahan dengan alasan proses banding masih berjalan. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa terpidana masih bisa menikmati hasil perkebunan sawit yang berdiri di atas lahan sitaan tersebut. Puluhan miliar rupiah diduga mengalir dari panen tandan buah segar melalui koperasi Sinar Tani Makmur yang dimiliki Akuang.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Langkat, Ika Luis Nardo, S.H., M.H., membenarkan bahwa Akuang belum ditahan karena perkara masih dalam tahap banding. Ia mengaku belum mengetahui soal dugaan panen sawit yang terus berlangsung di lahan sitaan, namun berjanji akan menyampaikan informasi tersebut kepada JPU.

Menurut Nardo, status lahan sitaan telah dititipkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara. Dengan demikian, pengawasan kawasan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab BKSDA. Namun hingga kini belum jelas langkah konkret aparat penegak hukum dalam memastikan lahan sitaan benar-benar steril dari aktivitas ilegal.

Kasus ini bermula pada 2013 ketika Akuang meminta Imran yang masih menjabat Kepala Desa Tapak Kuda untuk menerbitkan surat keterangan tanah di kawasan suaka margasatwa. Dokumen tersebut lalu dimanipulasi menjadi kepemilikan lahan yang ditingkatkan ke sertifikat hak milik melalui notaris, padahal kawasan itu berstatus hutan lindung konservasi yang tidak bisa dimiliki pribadi serta tidak memiliki izin pelepasan dari pemerintah.

🟥 Tim | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

banner 400x130

Wapres Gibran Janjikan Laptop untuk Siswa Sekolah Rakyat di Deli Serdang

Kutalimbaru | GeberNews.com – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama 1 Deli Serdang di Jalan Bedikari, Lau Bakeri, Kutalimbaru, Kamis 28 Agustus.

Dalam kunjungannya, Gibran menegaskan komitmen pemerintah memperkuat kualitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia memastikan mulai September setiap siswa akan mendapatkan fasilitas laptop.

“Saya melihat langsung proses belajar di sini. Nanti, mulai September, satu anak akan mendapat satu laptop untuk belajar. Pemerintah memastikan akses pendidikan yang layak bagi mereka,” ujar Gibran.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian siswa yang tinggal di asrama. “Mindset harus berubah, mereka harus mandiri dan tidak bergantung lagi pada orang tua,” tambahnya.

Didampingi istrinya, Selvi Ananda, Gibran meminta Pemkab Deli Serdang mengawal jalannya program prioritas sebagai bagian dari Asta Cita pemerintahan Prabowo–Gibran.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menyatakan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan Sekolah Rakyat sebagai amanah Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut program ini sangat membantu pemerataan pendidikan di daerah.

“Kunjungan Pak Wapres memberi motivasi besar bagi anak-anak, sekaligus kehormatan bagi kami untuk bersinergi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Asri Ludin menambahkan bahwa Pemkab tengah menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat Sentra Terpadu di Kecamatan Hamparan Perak yang sejalan dengan program PEMULA, Pendidikan Murah dan Berkualitas.

🟥 Tim | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

IPK Deli Serdang Rayakan HUT ke 56 dengan Ziarah ke Makam Olo Panggabean

Deli Serdang | GeberNews.com – Ratusan kader Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Deli Serdang memperingati HUT ke 56 dengan berziarah ke makam Ketua Besar sekaligus pendiri IPK, Sahara Oloan Panggabean atau Olo Panggabean di Taman Eden, Tanjung Morawa, Kamis 28 Agustus 2025.

Ziarah dipimpin langsung Ketua DPD IPK Deli Serdang, Parmonangan Gultom, sebelum rangkaian acara dilanjutkan di Cafe and Resto Aula IPK Deli Serdang, Jalan Oma Deli, Kecamatan Patumbak.

Dalam sambutannya, Parmonangan Gultom menyampaikan apresiasi kepada seluruh ketua PAC yang turut meramaikan perayaan tersebut. Ia menegaskan pentingnya persatuan kader. “Kita kuat karena kita bersatu,” ucapnya.

Kegiatan HUT juga dirangkai dengan pemotongan tumpeng dan pembagian sembako bagi masyarakat. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Satgas IPK Deli Serdang Adel Guci, Sekretaris Jakholmes Pardede, Ketua Sapma Devin Hutabarat, Sekretaris Predy Sitohang, serta jajaran pengurus PAC.

🟥 Adel | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Terungkap dari Rekaman, Oknum Wartawan Inisial HS Diduga Otak Calo Kepsek di Deli Serdang

Deli Serdang | GeberNews.com – Dugaan praktik calo kepala sekolah di Kabupaten Deli Serdang semakin menyeruak ke permukaan. Fakta baru mengarah pada keterlibatan oknum wartawan berinisial HS yang diduga kuat sebagai otak permainan kotor tersebut.

Kasus ini mencuat setelah seorang kepala sekolah di Kecamatan Percut Sei Tuan mengalami demam tinggi usai menjalani pemeriksaan di Inspektorat. Kepsek itu mengaku bukan hanya tertekan, tetapi juga dimarahi dan bahkan mendapat ancaman dari HS karena dianggap membocorkan informasi calo kepala sekolah ke publik.

“Iya bang, demam saya usai diperiksa inspektorat, ditambah lagi saya dimarahi oleh HS dan diancam-ancam, kenapa pak kepsek bocorkan,” ungkap salah satu kepala sekolah kepada media ini pada Selasa, 26 Agustus 2025.

Rekaman pembicaraan yang beredar turut memperkuat dugaan bahwa HS berperan besar dalam mengatur praktik kotor jual beli jabatan kepsek di wilayah Deli Serdang. Fakta ini menambah panjang daftar pertanyaan publik tentang siapa saja pihak yang bermain di balik layar.

Masyarakat kini mendesak aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk segera memeriksa oknum berinisial HS dan menuntaskan skandal calo kepsek yang mencoreng dunia pendidikan.

Harapan publik hanya satu, praktik calo harus dibongkar hingga ke akar-akarnya, semua pihak yang terlibat ditindak tegas, dan jabatan kepala sekolah benar-benar ditempatkan sesuai kapasitas serta integritas, bukan berdasarkan permainan uang dan perantara.

🟥 Sumber: tvnya buruh | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

KPK Didesak Bongkar Skandal Proyek BPPW Sumut Bernilai Miliaran Rupiah

Medan | GeberNews.com – KPK Didesak Bongkar Skandal Proyek BPPW Sumut Bernilai Miliaran Rupiah. Dugaan korupsi kembali menyeruak di tubuh Balai Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi Sumatera Utara. Informasi Korupsi Indonesia Sumatera Utara mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi segera turun tangan mengusut kejanggalan dalam sejumlah proyek yang disebut penuh penyimpangan dan berpotensi merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Ketua Bidang Analisa Data dan Pelaporan IKI Sumut, Hara Oloan Sihombing, menyatakan pihaknya telah menemukan berbagai dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek pembangunan instalasi pengolahan air di Tebing Tinggi, jaringan perpipaan SPAM Tirtanadi, instalasi pengolahan air di Bilah Hilir, dan proyek rehabilitasi serta renovasi madrasah di sejumlah kabupaten kota. Ia menegaskan indikasi kerugian negara dari proyek tersebut tidak bisa dianggap sepele dan harus segera diselidiki.

Dalam proyek peningkatan kapasitas instalasi pengolahan air di Tebing Tinggi yang dikerjakan PT Indobangun Megatama, IKI menemukan kelebihan bayar mencapai ratusan juta rupiah. Pada proyek pembangunan jaringan perpipaan SPAM Tirtanadi, Badan Pemeriksa Keuangan mencatat pembayaran melebihi prestasi kerja dengan nilai miliaran rupiah. Meski sudah direkomendasikan pengembalian ke kas negara, hingga kini tidak jelas apakah uang itu benar-benar sudah dikembalikan.

Hara Oloan menegaskan jika pengembalian belum dilakukan maka ini merupakan pelanggaran serius karena undang-undang telah mengatur tegas bahwa penyelesaian tuntutan ganti rugi harus dilakukan paling lama enam puluh hari sejak laporan hasil pemeriksaan diterima. Fakta tersebut semakin memperkuat dugaan adanya permainan dalam pelaksanaan proyek.

Tidak hanya itu, proyek pembangunan instalasi pengolahan air di Bilah Hilir, Labuhanbatu, dengan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah, dinilai dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi. Pondasi dinding penahan bangunan sudah mengalami keretakan. Mekanisme lelang proyek pun dipertanyakan, ditambah isu pemindahan lokasi pembangunan dari lahan hibah dan dugaan pembelian lahan tanpa dokumen resmi.

Masalah serupa juga terjadi pada proyek rehabilitasi dan renovasi madrasah yang menelan anggaran hingga puluhan miliar rupiah. IKI menilai kontraktor tidak profesional, minim tenaga ahli, pekerjaan lamban, dan banyak mengalami keterlambatan. Beberapa proyek bahkan disebut dikerjakan asal-asalan sehingga manfaatnya tidak maksimal untuk masyarakat.

Menurut Hara Oloan, rangkaian kejanggalan tersebut menunjukkan adanya indikasi kuat persekongkolan sistematis. Ia menegaskan KPK harus segera memeriksa semua pihak terkait agar kerugian negara tidak semakin besar. Transparansi dan akuntabilitas harus ditegakkan, sebab uang rakyat tidak boleh dibiarkan bocor ke kantong segelintir oknum.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Balai Prasarana Permukiman Wilayah I Sumatera Utara belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan yang menyeret nama institusi tersebut dalam dugaan skandal proyek bernilai jumbo ini.

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Wapemred GeberNews.com & SuaraPrananta.com, Adi Warman Lubis: Stop Pengkotak-kotakan Media, Semua Wartawan Harus Dirangkul

Medan | GeberNews.com – Stop pengkotak-kotakan media! Itulah tegas Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) GeberNews.com dan SuaraPrananta.com, Adi Warman Lubis, menegaskan bahwa seluruh wartawan dan pimpinan media harus mendapatkan perlakuan yang setara tanpa pilih kasih. Pernyataan ini ia sampaikan dalam wawancara eksklusif pada Kamis, 28 Agustus 2025, di ruang kerjanya di Lanrai 2, Jalan Prof. HM. Yamin, SH No. 202 Medan.

“Selama ini, banyak pimpinan pejabat dan pihak tertentu yang cenderung membeda-bedakan media. Ada yang dianggap ‘anak kandung’, ada yang diperlakukan seperti ‘anak tiri’. Ini tidak bisa diterima! Media adalah mitra pemerintah, baik pusat maupun daerah, dan harus diperlakukan adil,” tegas Adi Lubis di awal wawancara.

Adi menegaskan, diskriminasi terhadap media tidak hanya merugikan wartawan, tetapi juga publik. “Media itu pahlawan informasi. Mereka mengawasi, melaporkan, dan memberikan suara bagi masyarakat. Kalau media diabaikan atau dibeda-bedakan, maka yang rugi adalah rakyat,” tambahnya.

Dalam wawancara tersebut, Adi menekankan bahwa pejabat dan aparat penegak hukum wajib terbuka terhadap kritik. “Kalau pejabat atau aparat tidak siap dikritik, sebaiknya jangan duduk di posisi publik. Kritik itu wajar, membangun, dan membuat kita lebih mawas diri. Jangan takut dengan kebenaran,” ujarnya dengan nada tegas.

Adi juga menekankan bahwa kritik yang konstruktif harus dijadikan dorongan untuk memperbaiki kinerja dan menegakkan prosedur. “Jangan sampai ada diskriminasi terhadap media. Semua media harus mendapatkan akses yang sama agar berita dan informasi tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” kata Adi menutup wawancara.

Dengan tegas, ia mengingatkan seluruh pihak terkait agar berhenti membeda-bedakan media. “Ini soal profesionalisme, keadilan, dan integritas. Semua insan pers harus dirangkul demi terciptanya iklim media yang sehat, transparan, dan bebas dari intervensi yang merugikan,” pungkasnya.

🟥 Redaksi | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Silaturahmi Bobby Nasution Berubah Ricuh, Kadis Kominfo Sumut Dituding Pecah Belah Media

Medan | GeberNews.com – Silaturahmi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dengan insan pers di Aula Tengku Rizal Nurdin pada Senin 25 Agustus 2025 berubah menjadi bara konflik. Agenda yang semestinya mempererat hubungan justru memicu kemarahan besar akibat pola undangan yang dianggap diskriminatif dan penuh rekayasa.

Hanya seratus empat pimpinan redaksi dan segelintir ketua organisasi pers yang diundang. Ribuan jurnalis serta media lain merasa dilecehkan, bahkan menuding ada permainan politik informasi yang sengaja digerakkan Kepala Dinas Kominfo Sumatera Utara, Erwin Harahap. Alasan pembatasan kursi yang disebut hanya seratus empat dianggap tidak masuk akal. Para wartawan menilai, jika benar niat silaturahmi itu tulus, seorang gubernur bisa menambah kursi atau memindahkan acara ke lokasi yang lebih luas.

Kekecewaan yang meluas membuat para wartawan senior menilai langkah ini sebagai upaya pecah belah. Alih-alih merangkul, strategi itu justru menyalakan perlawanan. Kemarahan yang muncul tidak berhenti pada masalah undangan, tetapi berkembang menjadi dorongan bersama untuk menelisik ulang rekam jejak Bobby Nasution saat masih menjabat Wali Kota Medan.

Sejumlah proyek bermasalah kembali dipersoalkan, mulai dari lampu pocong, jalan marmer, revitalisasi Lapangan Merdeka, kebun bunga, Islamic Center hingga Stadion Teladan. Proyek-proyek tersebut dinilai janggal dan sarat tanda tanya soal transparansi anggaran. Solidaritas insan pers kini mengerucut pada desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi turun tangan memeriksa Bobby Nasution terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi.

Para tokoh pers menegaskan, jika Kepala Dinas Kominfo bermain akal-akalan dengan undangan, maka jurnalis tidak akan tinggal diam. Media di Sumatera Utara kini bersatu untuk membongkar seluruh proyek bermasalah dan berkomitmen mengawal ketat setiap kebijakan pemerintah provinsi. Silaturahmi yang dimaksudkan untuk merangkul justru berubah menjadi bumerang yang mengobarkan perlawanan terbuka.

🟥 Tim | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Mahasiswa HMI Deli Serdang Alami Pemukulan Saat Aksi di DPRD Sumut, Tuding Polri Represif dan Harus Direformasi

Medan | GeberNews.com — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Cipayung Plus Sumatera Utara di depan Gedung DPRD Sumut berujung ricuh. Salah satu pes.erta aksi, Shandy Saragi alias Osleng, Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Deli Serdang, mengaku mendapat tindakan represif dari aparat kepolisian pada saat berlangsungnya aksi, Selasa (26/8/2025).

Shandy menuturkan, kericuhan bermula ketika Ketua DPD IMM Sumut, Rahmat, ditarik secara paksa oleh aparat saat massa aksi mulai menarik mundur barisan. Melihat tidak ada yang berusaha menolong, dirinya mencoba menarik Rahmat agar lepas dari sergapan polisi. Namun, upaya itu justru membuat dirinya ikut ditarik paksa.

“Saya hanya berpikir bagaimana caranya agar tidak terkena luka fatal dari pukulan dan tendangan yang diarahkan ke badan dan kepala saya. Selama proses angkat paksa dari gerbang menuju areal parkir DPRD, saya merasakan beberapa kali pukulan dan tendangan tepat ke kepala saya,” ungkap Shandy.

Ia menambahkan, setelah dirinya dan beberapa mahasiswa diangkat paksa ke area parkir DPRD Sumut, tidak ada lagi tindakan represif lanjutan. Hanya saja, telepon genggam mereka diamankan secara paksa oleh aparat.

Shandy dengan tegas menyebut tindakan aparat saat mengamankan massa aksi sangat berlebihan dan menjadi bukti bahwa institusi Polri perlu direformasi total. “Polri harus direformasi. Ini bukan hanya soal aksi hari ini, tapi soal masa depan demokrasi kita,” tegasnya.

Aksi ini sendiri digerakkan oleh Aliansi Cipayung Plus Sumut dan melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa. Shandy menyatakan dirinya berada di barisan Badko HMI Sumut dalam aksi tersebut.

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Ketum TKN Kompas Nusantara & Pagar Unri Prabowo – Gibran Untuk Rakyat Indonesia, Adi Warman Lubis: Bunda Indah Teladan Bagi Sejuta Ummat

Medan | GeberNews.com – Ketua Umum (Ketum) TKN Kompas Nusantara dan Ketum Pagar Unri Prabowo – Gibran untuk Rakyat Indonesia, Adi Warman Lubis, memberikan apresiasi mendalam dan penuh doa pada peringatan Milad ke-12 Majelis Taklim Halimah yang dirangkai dengan Haul ke-4 atas berpulangnya Risky Adiguna, putra tercinta dari Bunda Indah, di Medan. Hal itu disampaikannya dalam wawancara bersama awak media pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Adi Warman Lubis menegaskan pentingnya menjaga dakwah dan ukhuwah Islamiyah yang selama ini dijaga oleh Majelis Taklim Halimah. Ia memuji semangat jamaah yang tetap istiqamah serta menganggap momentum tersebut sebagai bukti kuatnya ikatan persaudaraan dan kepedulian sosial.

“Milad ke-12 ini adalah bukti kesetiaan jamaah dalam merawat nilai keislaman, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan dan menjadikan majelis ini semakin maju serta bermanfaat luas bagi umat,” ujar Adi Warman.

Acara juga diisi dengan doa bersama mengenang empat tahun wafatnya Almh. Risky Adiguna. Adi Lubis menyampaikan doa khusus agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga Almh. Risky Adiguna diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, dan dilapangkan kuburnya. Doa kita semua adalah bukti cinta kasih yang tak terputus meski telah dipanggil Allah SWT,” tuturnya.

Momentum ini semakin bersejarah dengan Launching Gerakan UMKM Sejuta Ummat, sebuah langkah nyata memperkuat kemandirian ekonomi umat. Adi Warman menegaskan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa yang harus diperkuat agar masyarakat berdaya saing sekaligus menjaga semangat kebersamaan.

“UMKM adalah jalan terbaik meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui gerakan Sejuta Ummat, kita dorong agar masyarakat mandiri secara ekonomi. Ini adalah langkah nyata membangun kemandirian umat dari bawah,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Adi Lubis juga menyinggung sosok Bunda Indah yang menurutnya pantas dijadikan teladan. Ia menilai Bunda Indah bukan sekadar tokoh, tetapi simbol keikhlasan dan kepedulian tanpa batas. “Bunda Indah adalah tokoh luar biasa. Beliau pantas jadi teladan bagi kita semua, terutama saya pribadi. Beliau tidak membedakan suku, ras, agama, dan golongan. Mulai dari tukang sapu jalan hingga presiden, semua dirangkul. Saya pribadi sangat kagum, bahkan sudah menganggap beliau seperti orang tua sendiri walau orang tua takkan pernah tergantikan. Dari beliau saya banyak belajar dan menerima nasehat. Semoga Bunda Indah tetap menjadi bunda untuk semua orang,” ungkapnya penuh haru.

Rangkaian acara semakin khidmat dengan hadirnya banyak tokoh besar yang turut memberikan apresiasi kepada Bunda Indah. Dari kalangan tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan aparat penegak hukum, TNI, Polri, pemerintah daerah, bahkan pejabat setingkat gubernur hadir di tengah ribuan jamaah. Kehadiran ini menjadi bukti nyata bahwa Bunda Indah benar-benar dipandang sebagai bunda bagi sejuta ummat.

Adi Lubis menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus Majelis Taklim Halimah, para ulama, tokoh masyarakat, jamaah, serta pelaku UMKM yang hadir. “Semoga perjuangan kita semua mendapat ridha Allah SWT. Mari terus jaga kekompakan, perkuat dakwah, dan dukung gerakan UMKM Sejuta Ummat agar membawa maslahat bagi banyak orang,” pungkasnya.

Acara berlangsung penuh kehangatan, menghadirkan kombinasi dakwah dan semangat ekonomi kerakyatan yang saling menguatkan demi terwujudnya masyarakat religius, sejahtera, dan mandiri.

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Mak Incez Gonjreng dan Fuji Hebohkan Warga Medan Bareng Scarlett

Medan | GeberNews.com – Sosok Mak Incez Gonjreng makin membuktikan dirinya sebagai idola baru kaum hawa, khususnya ibu-ibu dan remaja putri. Tingkah polahnya yang unik di media sosial dengan catwalk nyentrik, kostum gonjreng penuh warna, goyangan lucu, hingga akting berbagai karakter sukses membuat namanya melejit.

Setelah viral di sitkom Youneedme Marindal, Mak Incez kembali tampil memukau dalam acara Hati ke Hati bareng Scarlett yang digelar di pelataran Alfamart Gajah Mada, Medan, Jumat (15/8/2025). Acara ini turut menghadirkan Fuji, ratu FYP TikTok, serta Fillix Pratama, tiktokers asal Binjai.

Sejak sore hari, lokasi acara sudah dipadati pengunjung. Antusiasme warga meledak ketika Mak Incez naik ke panggung mendampingi Fuji dalam challenge memperagakan produk terbaru Scarlett, yakni body serum Velvet Rouge dan Purple Kiss. Dengan gaya khasnya, Mak Incez sukses memikat penonton hingga membuat Fuji terpesona.

“Ini Mak Incez jago banget promosinya, apakah baca dulu apa gimana, ini mah udah bagus banget. Tinggal nanti langsung ngobrol sama Scarlett buat ratecard, karena penyampaiannya udah sempurna,” puji Fuji penuh semangat.

Mak Incez yang mengaku telah menjadi pengguna setia Scarlett sejak 2022 itu tampak bahagia bisa tampil bersama idolanya. Usai berfoto bersama Fuji, ia melanjutkan sesi live di TikTok dan menerima bingkisan produk Scarlett. Beberapa media lokal seperti Medankinian dan Medan Updatez juga turut mewawancarai dirinya.

“Senang sekali bisa tampil bareng Fuji yang lagi digandrungi anak muda dan ibu-ibu. Tadi dapat hadiah, main games, dan yang paling bikin bangga adalah dukungan dari teman-teman Mak Incez Lovers. Terima kasih juga untuk artis Felicya Angelista selaku co-founder Scarlett yang bikin acara sekeren ini,” ungkap Mak Incez tersipu.

Acara ini menjadi bukti bahwa sosok Mak Incez bukan hanya sekadar hiburan di media sosial, tetapi juga mampu membawa energi positif dan keceriaan langsung di tengah masyarakat.

🖋️ Pena Gemini | GeberNews.com

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.